Denny Landzaat Bangga Pakai Batik di Depan Skuad Ajax Amsterdam
Uptodai.com - Denny Landzaat pakai batik dengan penuh rasa percaya diri saat berdiri di hadapan para pemain klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. Momen emosional ini menjadi sorotan hangat bagi publik sepak bola tanah air, mengingat sang pelatih memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan Indonesia.
Mantan gelandang Timnas Belanda tersebut membuktikan bahwa identitas budaya tidak pernah luntur meski ia kini berkarier di level tertinggi sepak bola Eropa. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Landzaat memamerkan kemeja batik bermotif elegan saat memimpin sebuah sesi rapat penting bersama tim kepelatihan dan pemain.
Tindakan berani ini bukan sekadar gaya berpakaian, melainkan bentuk penghormatan mendalam terhadap leluhurnya. Landzaat yang memiliki darah keturunan Maluku selalu merasa bangga dengan akar budayanya, bahkan sejak ia masih aktif merumput sebagai pemain profesional di kompetisi Eredivisie.
Identitas Budaya di Jantung Sepak Bola Belanda
Langkah Denny Landzaat pakai batik di lingkungan formal klub sebesar Ajax Amsterdam memberikan pesan kuat tentang keberagaman. Ia mengenakan wastra nusantara tersebut dalam sebuah sesi makan siang tim yang bertujuan untuk mempererat hubungan antaranggota skuad.
Dalam unggahannya, pria berusia 49 tahun itu menuliskan pesan menyentuh mengenai pentingnya mengenal akar budaya masing-masing. Ia percaya bahwa memahami jati diri dan asal-usul dapat menciptakan koneksi yang lebih jujur di dalam sebuah tim olahraga profesional.
Momen ini terasa semakin spesial karena disaksikan langsung oleh penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang juga merupakan bagian dari skuad Ajax Amsterdam. Kehadiran dua sosok yang memiliki keterikatan dengan Indonesia ini menciptakan atmosfer unik di ruang ganti De Godenzonen.
Perjalanan Karier dari Timnas Indonesia ke Ajax
Sebelum kembali ke Belanda, eks asisten pelatih Timnas Indonesia ini sempat mendedikasikan ilmunya untuk perkembangan sepak bola di tanah air. Landzaat menjadi bagian dari staf kepelatihan Patrick Kluivert saat menangani skuad Garuda pada awal tahun 2025 silam.
Selama masa baktinya di Indonesia, Landzaat dikenal sangat ramah dan bahkan tidak ragu memamerkan kemampuannya berbicara dalam bahasa Indonesia. Sayangnya, kerja sama tersebut harus berakhir pada Oktober 2025 setelah PSSI memutuskan untuk melakukan perombakan besar-besaran di jajaran kepelatihan.
Pasca meninggalkan Jakarta, ia tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan pekerjaan baru di tanah kelahirannya. Landzaat langsung menerima pinangan untuk menjadi asisten pelatih bagi Fred Grim di Ajax, posisi yang sangat bergengsi di kancah sepak bola internasional.
Persiapan Menghadapi PEC Zwolle
Aksi Denny Landzaat pakai batik ini terjadi di tengah persiapan intensif Ajax Amsterdam menghadapi lanjutan kompetisi Liga Belanda musim 2025-2026. Klub asal ibu kota tersebut tengah fokus memburu poin penuh untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen.
Ajax dijadwalkan akan bertandang ke markas PEC Zwolle di Stadion MACsPARK pada Minggu, 1 Maret 2026 mendatang. Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi Fred Grim dan jajaran asistennya, termasuk Landzaat, untuk menjaga konsistensi performa tim.
Meskipun kariernya bersama Tim Merah Putih berakhir lebih cepat dari ekspektasi, Landzaat tetap membawa semangat Indonesia ke mana pun ia pergi. Keberaniannya menonjolkan batik di panggung dunia menjadi inspirasi bagi banyak orang tentang pentingnya mencintai warisan budaya bangsa.