Uptodai.com - Pertandingan Timnas Futsal Putri Indonesia vs Vietnam dalam perebutan tempat ketiga Piala AFF Futsal Wanita 2026 berakhir dengan hasil yang cukup menyesakkan bagi skuad Garuda Pertiwi. Bermain di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, pada Senin (2/3/2026) sore WIB, Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 1-4. Kekalahan ini memaksa pasukan Merah Putih mengakhiri turnamen di posisi keempat.

Meski sempat memberikan perlawanan sengit sejak awal laga, stamina dan konsentrasi menjadi catatan penting bagi tim asuhan Luis Estrela. Vietnam yang memiliki julukan The Golden Star Warriors menunjukkan kematangan taktik mereka, terutama saat memasuki fase krusial di babak kedua. Hasil ini tentu menjadi bahan evaluasi besar bagi perkembangan futsal wanita di tanah air agar mampu bersaing lebih kompetitif di level Asia Tenggara.

Dominasi Awal Garuda Pertiwi di Babak Pertama

Indonesia memulai laga dengan intensitas tinggi untuk menekan pertahanan Vietnam sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Ikeu Rosita langsung melepaskan ancaman lewat tembakan keras yang sayangnya masih melambung tipis di atas mistar gawang Vietnam. Pressing ketat yang diterapkan para pemain Indonesia membuat lawan sempat kesulitan mengembangkan permainan pada sepuluh menit awal babak pertama.

Peluang emas kembali tercipta melalui kaki Nisma Francida pada menit ke-11, namun bola hasil sepakannya masih menyamping tipis dari gawang lawan. Fitri Sundari bahkan hampir membawa Indonesia unggul saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Vietnam dalam situasi serangan balik cepat. Sayangnya, ketangguhan penjaga gawang lawan mampu mematahkan peluang bersih tersebut dengan penyelamatan yang sangat gemilang.

Menjelang akhir babak pertama, Vietnam mulai keluar dari tekanan dan gantian menggempur pertahanan Indonesia secara bertubi-tubi. Penjaga gawang Fitry Amelya harus bekerja ekstra keras dengan melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-16 untuk menjaga gawangnya tetap perawan. Kedisiplinan lini belakang memastikan skor kacamata 0-0 tetap bertahan hingga waktu istirahat tiba.

Gol Cepat Nisma Francida dan Kebangkitan Vietnam

Memasuki babak kedua, Indonesia langsung menggebrak lewat skema serangan cepat yang mengejutkan barisan pertahanan Vietnam. Hanya butuh waktu 20 detik bagi Nisma Francida untuk mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari Novita Murni. Gol tersebut sempat membangkitkan harapan besar bagi Indonesia untuk meraih medali perunggu di ajang Piala AFF Futsal Wanita 2026 ini.

Namun, keunggulan satu gol tersebut ternyata tidak bertahan lama karena Vietnam merespons dengan serangan balik yang sangat efektif. Thuy Trang menjadi momok bagi pertahanan Garuda Pertiwi setelah berhasil menyamakan kedudukan dan kemudian membalikkan keadaan menjadi unggul. Tembakan jarak jauh yang akurat dari pemain Vietnam membuat Fitry Amelya gagal mengantisipasi datangnya bola yang meluncur deras ke pojok gawang.

Kondisi tertinggal membuat pelatih Luis Estrela mencoba menerapkan strategi power play di sisa waktu pertandingan babak kedua. Strategi ini bertujuan untuk menambah jumlah pemain di area pertahanan lawan guna mencari gol penyeimbang secepat mungkin. Sayangnya, celah di pertahanan sendiri yang ditinggalkan kiper justru dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Vietnam untuk menambah pundi-pundi gol mereka.

Indonesia Finis di Posisi Keempat Piala AFF Futsal Wanita 2026

Vietnam akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 4-1 setelah mencetak gol tambahan melalui skema serangan balik cepat di menit-menit akhir. Kekalahan ini memastikan Indonesia gagal membawa pulang trofi atau medali dari ajang bergengsi se-Asia Tenggara tersebut. Meski demikian, perjuangan para pemain sepanjang turnamen berlangsung patut mendapatkan apresiasi tinggi dari seluruh pecinta olahraga nasional.

Timnas Futsal Putri Indonesia kini harus segera berbenah untuk menghadapi berbagai kompetisi internasional berikutnya yang diprediksi akan jauh lebih menantang. Pengalaman bertanding melawan tim-tim kuat seperti Vietnam dan Thailand menjadi modal berharga bagi perkembangan mental para pemain muda. Fokus pada peningkatan fisik serta strategi transisi permainan menjadi kunci utama agar prestasi futsal wanita Indonesia semakin meningkat di masa depan.