Uptodai.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menemukan ribuan bus tidak laik jalan mudik 2026 setelah melakukan serangkaian inspeksi mendalam di berbagai titik strategis. Langkah tegas ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama masa angkutan Lebaran mendatang. Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh armada angkutan umum yang beroperasi berada dalam kondisi prima demi keselamatan para penumpang.

Hingga pertengahan Maret 2026, tim gabungan telah memeriksa lebih dari 40.000 unit bus di seluruh Indonesia. Hasilnya cukup mengejutkan karena terdapat sekitar 5.000 armada yang dinyatakan tidak memenuhi standar keamanan transportasi. Temuan ini menjadi peringatan keras bagi perusahaan otobus (PO) untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh sebelum puncak arus mudik tiba.

Lokasi Strategis Pemeriksaan Kelaikan Bus

Petugas di lapangan melakukan proses inspeksi keselamatan atau ramp check secara tersebar untuk menjaring armada yang bermasalah. Lokasi pemeriksaan mencakup Terminal Tipe A, pool bus resmi, hingga area istirahat atau rest area di sepanjang jalur tol. Selain itu, petugas juga bersiaga di pintu keluar tol guna memastikan tidak ada bus ilegal yang lolos dari pengawasan.

Inspeksi ini menyasar berbagai aspek teknis kendaraan yang sangat vital bagi keselamatan perjalanan jauh. Petugas memeriksa sistem pengereman, kondisi ban, lampu-lampu, hingga ketersediaan alat pemecah kaca di dalam kabin. Fokus utama Kemenhub adalah memastikan bahwa bus tidak laik jalan mudik 2026 benar-benar tidak beroperasi di jalur mudik.

Pemerintah tidak memberikan toleransi bagi armada yang kedapatan melanggar aturan teknis yang telah ditetapkan. Bus yang gagal melewati uji kelaikan dilarang melanjutkan perjalanan atau mengangkut penumpang sebelum kerusakan diperbaiki. Langkah preventif ini diharapkan mampu meminimalisir risiko gangguan teknis saat kendaraan melaju di jalur padat.

Imbauan Keselamatan untuk Calon Pemudik

Pihak berwenang meminta masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih moda transportasi umum untuk pulang kampung. Penggunaan kendaraan yang tidak memenuhi standar teknis sangat membahayakan nyawa penumpang dan pengguna jalan lainnya. Kesadaran masyarakat dalam memilih angkutan yang aman menjadi faktor kunci keberhasilan mudik tahun ini.

Aan, selaku perwakilan dari otoritas terkait, menegaskan agar warga tidak memaksakan diri menaiki bus yang tampak tidak terawat. Ia mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama di atas sekadar mengejar waktu sampai ke tujuan. Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya cek kelaikan bus MitraDarat sebelum membeli tiket.

Kemenhub juga bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk menindak tegas bus pariwisata yang seringkali digunakan secara ilegal sebagai angkutan mudik. Armada pariwisata yang tidak terdaftar dalam sistem pengawasan seringkali menjadi penyumbang angka kecelakaan tertinggi. Pengawasan ketat di lapangan akan terus diperketat hingga masa arus balik selesai.

Cara Mudah Cek Keamanan Bus Lewat Aplikasi

Untuk memudahkan masyarakat, Kementerian Perhubungan telah merilis aplikasi MitraDarat sebagai solusi digital pengawasan transportasi. Melalui platform ini, calon penumpang bisa memantau status keamanan bus yang akan mereka tumpangi secara langsung. Aplikasi tersebut berfungsi sebagai pusat informasi transportasi darat yang sangat transparan dan mudah diakses.

Masyarakat cukup memasukkan nomor polisi atau nomor uji kendaraan ke dalam fitur yang tersedia di aplikasi tersebut. Nantinya, sistem akan menampilkan data apakah bus tersebut sudah menjalani ramp check dan dinyatakan lolos uji. Transparansi data ini memberikan rasa tenang bagi pemudik yang mengandalkan angkutan bus antar kota maupun bus pariwisata.

Layanan digital ini mencakup berbagai kategori kendaraan, mulai dari bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) hingga bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Dengan memanfaatkan teknologi, pemerintah mengajak publik untuk ikut serta mengawasi kelaikan angkutan umum. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital Kemenhub dalam menciptakan ekosistem transportasi yang lebih aman dan terpercaya.