Uptodai.com - Skuad Garuda resmi memperkenalkan desain jersey baru Timnas Indonesia yang akan digunakan untuk mengarungi berbagai kompetisi internasional sepanjang tahun 2026. Pelatih kepala, John Herdman, memberikan apresiasi tinggi terhadap seragam tempur anyar hasil kolaborasi dengan apparel Kelme tersebut.

Acara peluncuran yang berlangsung meriah di kawasan Senayan, Jakarta, pada Kamis (13/3/2026) ini menarik perhatian banyak pihak. Kehadiran para pemain bintang seperti Shayne Pattynama turut menambah semarak suasana pengenalan identitas visual baru bagi tim nasional kita.

John Herdman mengaku sangat terkesan dengan setiap detail yang tersemat pada seragam tersebut secara mendalam. Menurut pelatih asal Inggris itu, desain kali ini berhasil menggabungkan unsur estetika modern dengan nilai-nilai luhur budaya Indonesia yang sangat kental.

Filosofi Batik dan Karakter Kuat Warna Merah

Salah satu poin yang paling mencuri perhatian Herdman adalah penggunaan motif batik pada jersey tandang berwarna putih. Ia menilai kehadiran corak tradisional tersebut bukan sekadar hiasan visual, melainkan representasi identitas bangsa yang sangat kuat di mata dunia.

“Jersey ini sangat cantik, terutama adanya motif batik di jersey putih sebagai identitas tradisional,” ujar Herdman di sela-sela acara peluncuran. Ia percaya bahwa detail tersebut membantu para pemain menyadari besarnya tanggung jawab yang mereka emban saat berada di lapangan hijau.

Selain jersey putih, Herdman juga memuji pemilihan warna merah untuk jersey kandang yang menjadi ciri khas abadi Indonesia. Ia menyebut gradasi warna tersebut mencerminkan karakter bangsa yang berani, kuat, dan pantang menyerah dalam menghadapi segala tantangan pertandingan.

Kelakar John Herdman Soal Tidak Memakai Jersey

Meski sangat mengagumi keindahan seragam baru tersebut, John Herdman sempat melontarkan candaan yang memancing tawa para jurnalis. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah mengenakan jersey tersebut dalam pertandingan resmi karena statusnya sebagai juru taktik tim.

“Saya tidak akan memakai jersey itu karena saya pelatih, bukan pemain,” kata mantan pelatih Timnas Kanada tersebut dengan nada bergurau. Ia merasa sedikit iri karena tidak memiliki kesempatan yang sama dengan anak asuhnya untuk merasakan kebanggaan memakai seragam tersebut secara langsung.

Namun, Herdman tetap optimis bahwa perubahan identitas visual ini akan membawa energi positif bagi seluruh anggota tim nasional. Ia berharap semangat baru yang terpancar dari jersey ini bisa memotivasi pemain untuk tampil lebih maksimal dan meraih kemenangan di setiap laga.

Kesiapan Menuju FIFA Series 2026 di Jakarta

Seragam anyar Skuad Garuda ini dijadwalkan akan menjalani debut resminya pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar akhir Maret ini. Turnamen persahabatan internasional tersebut akan mempertemukan Indonesia dengan tiga negara dari konfederasi yang berbeda-beda.

Timnas Indonesia akan menjamu Bulgaria, Saint Kitts and Nevis, serta Solomon Islands di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pertandingan-pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 dan 30 Maret 2026 mendatang untuk menguji kekuatan tim.

Teknologi Kain untuk Kenyamanan Pemain

Dari sisi teknis, Herdman memuji kualitas bahan yang digunakan Kelme untuk menunjang performa atlet di cuaca tropis Indonesia. Teknologi sirkulasi udara yang canggih pada kain jersey dianggap sangat krusial untuk menjaga stamina pemain selama 90 menit penuh.

Tekstur kain yang ringan dan elastis memastikan para pemain memiliki ruang gerak yang luas saat melakukan manuver cepat di lapangan. Hal ini menjadi faktor penting mengingat intensitas permainan yang diprediksi akan sangat tinggi dalam turnamen FIFA Series 2026 Jakarta nanti.

Dengan dukungan fasilitas dan perlengkapan yang mumpuni, PSSI berharap prestasi sepak bola Indonesia terus merangkak naik di kancah global. Debut jersey baru ini diharapkan menjadi awal dari sejarah manis bagi perjalanan karier John Herdman bersama Skuad Garuda ke depannya.