Uptodai.com - Target Dewa United di Super League 2025-2026 kini mengalami penyesuaian realistis menyusul performa tim yang masih fluktuatif. Presiden klub, Ardian Satya Negara, secara terbuka menyatakan bahwa timnya kini lebih fokus untuk mengamankan posisi lima besar di klasemen akhir. Langkah ini dianggap paling masuk akal mengingat ketatnya persaingan di papan atas yang kian memanas.

Hingga memasuki pekan ke-25, klub yang akrab dengan julukan Banten Warriors tersebut masih tertahan di peringkat kesembilan. Mereka baru mengoleksi 34 poin dari hasil 10 kemenangan, empat hasil imbang, dan telah menelan 11 kekalahan. Selisih poin yang cukup lebar dengan penghuni puncak klasemen membuat manajemen memilih untuk bersikap pragmatis dalam menetapkan sasaran.

Ardian menegaskan bahwa mengejar gelar juara merupakan misi yang sangat berat untuk situasi skuad saat ini. Oleh karena itu, ia meminta seluruh elemen tim untuk memaksimalkan setiap pertandingan sisa demi meraup poin penuh secara konsisten. Fokus utama manajemen adalah melihat tim merangksek naik dan mengakhiri musim di zona elit klasemen.

Evaluasi Performa di Bawah Jan Olde Riekerink

Manajemen Dewa United tidak tinggal diam melihat grafik permainan tim yang belum stabil sepanjang kompetisi berlangsung. Mereka berencana melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja pelatih kepala, Jan Olde Riekerink, dalam waktu dekat. Kabar ini mencuat setelah tim gagal mengamankan poin penuh pada laga-laga krusial sebelumnya.

Pada pertandingan terakhir, Dewa United hanya mampu berbagi angka saat bertandang ke markas Persija Jakarta. Bermain di Jakarta International Stadium (JIS), Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan harus puas dengan skor imbang 1-1. Hasil tersebut menambah daftar panjang ketidakkonsistenan tim saat menghadapi lawan-lawan tangguh di liga.

Ardian Satya Negara mengaku akan segera memanggil sang pelatih untuk memberikan penjelasan terkait performa skuad yang belum memuaskan. Manajemen ingin mengetahui kendala apa yang sebenarnya terjadi di dalam lapangan maupun di ruang ganti. Pertemuan ini diharapkan bisa memberikan solusi cepat sebelum kompetisi memasuki fase akhir yang menentukan.

Kepastian Kontrak Pelatih dan Masa Depan Tim

Mengenai masa depan kepemimpinan di pinggir lapangan, manajemen masih bersikap hati-hati dan belum memberikan jaminan apa pun. Kontrak Jan Olde Riekerink sendiri diketahui akan berakhir pada penghujung musim Super League 2025-2026 ini. Hingga saat ini, belum ada pembicaraan resmi mengenai opsi perpanjangan masa bakti pelatih asal Belanda tersebut.

Pihak klub memilih untuk memantau perkembangan tim di sisa laga yang ada sebelum mengambil keputusan final. Hasil akhir di klasemen nanti akan menjadi indikator utama apakah kerja sama dengan Riekerink akan berlanjut atau terhenti. Manajemen berharap Banten Warriors bisa segera bangkit dan menunjukkan taringnya di sisa kompetisi yang ada.

Perjalanan menuju posisi lima besar menuntut kerja keras ekstra dari seluruh pemain dan staf kepelatihan. Dengan persaingan yang semakin ketat, setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi ambisi klub musim ini. Para pendukung kini menantikan perubahan signifikan agar tim kesayangan mereka bisa menutup musim dengan prestasi yang membanggakan.