Motorola Bangkit, Kuasai Pasar Ponsel Lipat AS Lampaui Samsung
Uptodai.com - Pasar ponsel lipat Motorola kini menunjukkan kebangkitan luar biasa hingga berhasil menggeser dominasi pemain besar seperti Samsung dan Google di wilayah Amerika Serikat. Fenomena kembalinya sang legenda ponsel jadul ini menandai babak baru dalam kompetisi teknologi layar fleksibel global yang kian memanas.
Laporan terbaru dari IDC mengungkapkan bahwa Motorola saat ini mengantongi 50 persen pangsa pasar ponsel lipat di Negeri Paman Sam. Angka tersebut mencerminkan kepercayaan konsumen yang kembali menguat terhadap merek yang dulu populer dengan seri Razr klasiknya. Pencapaian ini sekaligus memposisikan Motorola sebagai pemimpin baru di pasar yang sebelumnya dikuasai oleh Samsung.
Dominasi Motorola di Amerika Serikat dan Global
Keberhasilan Motorola tidak hanya terbatas di pasar Amerika Serikat saja, melainkan merambah hingga ke wilayah Amerika Latin. Di kawasan tersebut, Motorola tercatat menguasai 55 persen pangsa pasar ponsel lipat, sebuah angka yang sangat dominan bagi merek yang sempat meredup. Sementara itu, untuk wilayah Eropa, perusahaan ini telah mengamankan sekitar 13 persen pangsa pasar.
Secara keseluruhan, Motorola kini memegang 14 persen pangsa pasar ponsel lipat secara global menurut data per April 2026. Pertumbuhan yang agresif ini membuktikan bahwa strategi re-branding dan inovasi produk mereka berhasil memikat hati pengguna. Motorola kini tidak lagi dipandang sebelah mata oleh para kompetitor setianya.
Meskipun performanya sedang naik daun, tantangan besar tetap mengintai di depan mata. Apple dikabarkan sedang menyiapkan ponsel lipat pertamanya yang diprediksi akan mengubah peta persaingan secara drastis. Selain itu, pemain lama seperti Samsung dan Honor terus memperbarui teknologi mereka demi merebut kembali takhta yang hilang.
Spesifikasi Gahar Motorola Razr Fold
Demi mempertahankan momentum positif ini, Motorola bersiap meluncurkan perangkat flagship terbaru yang diberi nama Razr Fold. Berbeda dengan seri flip sebelumnya, Razr Fold mengusung desain lipat menyerupai buku yang menawarkan produktivitas lebih tinggi. Perangkat ini kabarnya akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Generasi ke-5 yang sangat bertenaga.
Sektor daya juga menjadi perhatian utama dengan penyematan baterai berkapasitas besar mencapai 6.000 mAh. Motorola melengkapi ponsel ini dengan fitur pengisian daya cepat 80W menggunakan kabel dan 50W secara nirkabel. Spesifikasi ini jauh melampaui rata-rata ponsel lipat yang ada di pasaran saat ini.
Visual perangkat ini juga sangat memukau dengan layar bagian depan berukuran 6,6 inci. Saat dibuka, pengguna akan dimanjakan dengan layar internal luas berukuran 8,1 inci yang mendukung berbagai aktivitas multitasking. Pengalaman visual yang imersif ini menjadi nilai jual utama bagi para profesional dan pecinta gadget.
Untuk urusan fotografi, Motorola menyematkan tiga kamera belakang yang masing-masing beresolusi 50MP, termasuk sensor Sony LYTIA dan lensa telefoto 3x. Kamera depan juga tidak kalah mumpuni dengan sensor 32MP di bagian luar dan 20MP di bagian dalam. Paket lengkap ini rencananya akan dibanderol dengan harga sekitar 1.999 euro atau setara Rp 38,9 jutaan.