Uptodai.com - Perubahan signifikan terjadi dalam Klasemen F1 Usai GP Belgia setelah Andrea Kimi Antonelli sukses mengunci kemenangan krusial di Sirkuit Spa-Francorchamps. Pebalap muda andalan Mercedes tersebut tampil sangat dominan sepanjang balapan dan berhasil memperlebar jarak dari para rival terdekatnya. Kemenangan ini menjadi podium pertama keenam bagi Antonelli sepanjang musim balap 2026 yang penuh drama. Hasil gemilang ini sekaligus memperkuat posisinya sebagai calon kuat peraih gelar juara dunia musim ini.

Dominasi Antonelli di Spa membuktikan bahwa keputusan Mercedes untuk mempromosikannya sebagai suksesor Lewis Hamilton adalah langkah yang sangat tepat. Pemuda asal Italia ini mampu mengatasi tekanan tinggi di lintasan basah Belgia yang terkenal sangat menantang bagi pebalap muda. Dengan tambahan poin penuh, Antonelli kini kokoh memimpin klasemen dengan koleksi total 204 poin. Keunggulan masif ini memberikan ketenangan luar biasa bagi kubu Silver Arrows menjelang jeda musim panas.

Nasib Sial George Russell di Spa-Francorchamps

Sebaliknya, nasib buruk justru menimpa rekan setim Antonelli, George Russell, yang harus menyudahi balapan lebih awal. Russell mengalami insiden tabrakan pada lap pertama yang membuatnya gagal membawa pulang satu poin pun dari Belgia. Kegagalan finis ini membuat posisinya di peringkat kedua klasemen harus melorot ke tangga ketiga dengan 154 poin. Selisih poin Russell dengan Antonelli kini melebar menjadi 50 angka, sebuah defisit yang cukup berat untuk dipangkas.

Lewis Hamilton Naik ke Posisi Kedua

Kejatuhan Russell dimanfaatkan dengan baik oleh Lewis Hamilton yang kini membela panji Scuderia Ferrari. Hamilton berhasil mengamankan posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 159 poin setelah tampil solid di Spa. Kendati demikian, posisi pebalap veteran asal Inggris ini masih dibayangi kecemasan terkait potensi penalti pasca-balapan dari pengawas lomba. Jika penalti tersebut dijatuhkan, konfigurasi poin di papan atas klasemen dipastikan akan kembali berubah.

Sementara itu, rekan setim Hamilton, Charles Leclerc, juga menunjukkan performa yang terus menanjak dengan mengamankan 126 poin di posisi keempat. Leclerc kini hanya tertinggal 28 poin dari Russell dan siap meramaikan perebutan tempat di posisi tiga besar klasemen akhir. Di sisi lain, duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, masih tertahan di peringkat kelima dan keenam. Meskipun tampil konsisten di zona poin, kedua pebalap McLaren tersebut belum berhasil mencicipi satu pun kemenangan musim ini.

Keterpurukan Juara Bertahan Max Verstappen

Kejutan terbesar musim 2026 adalah merosotnya performa sang juara bertahan, Max Verstappen, bersama Red Bull Racing. Pebalap asal Belanda tersebut tampak sangat kesulitan menjinakkan jet daratnya dan kini tertahan di peringkat ketujuh dengan 91 poin. Hingga paruh musim ini, Verstappen bahkan belum pernah berdiri di podium tertinggi, sebuah anomali besar dibanding musim-musim sebelumnya. Masalah keandalan mesin dan keseimbangan mobil disinyalir menjadi penyebab utama keterpurukan Red Bull tahun ini.

Di papan tengah, pebalap muda Isack Hadjar terus mencuri perhatian dengan menempati posisi kedelapan lewat raihan 60 poin. Kehadiran Hadjar sebagai debutan yang kompetitif menambah warna baru dalam persaingan Formula 1 musim ini. Dengan menyisakan paruh kedua musim yang krusial, persaingan perebutan gelar juara dunia dipastikan akan semakin memanas setelah libur musim panas berakhir.