Uptodai.com - Keberhasilan luar biasa diraih oleh skuad Garuda Pertiwi setelah Timnas Indonesia Putri Juara Piala AFF 2026 secara berturut-turut usai menumbangkan Laos dengan skor telak 5-0 di Kuala Lumpur Football Stadium, Malaysia. Kemenangan fantastis ini memastikan trofi bergengsi sepak bola wanita Asia Tenggara tersebut tetap bertahan di Tanah Air. Penampilan dominan yang ditunjukkan sepanjang laga menjadi bukti nyata peningkatan kualitas kompetisi sepak bola putri nasional.

Pesta gol kemenangan Indonesia dibuka oleh Sydney Hopper pada menit ke-33 yang memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan. Memasuki babak kedua, serangan Garuda Pertiwi semakin tidak terbendung hingga Isabelle Nottet menggandakan keunggulan pada menit ke-48. Estella Loupatty kemudian menambah penderitaan Laos lewat golnya di menit ke-55, disusul sumbangan gol dari Felicia de Zeeuw dan Emily Nahon untuk mengunci kemenangan lima gol tanpa balas.

Pelatih kepala Satoru Mochizuki mengaku sangat bangga dengan pencapaian dan perjuangan keras anak asuhnya sepanjang turnamen berlangsung. Mantan juru taktik yang pernah membawa Timnas Putri Jepang menjuarai Piala Dunia Wanita 2011 tersebut menegaskan bahwa gelar ini lahir dari sinergi kuat antara pemain dan tim ofisial. Ia menilai turnamen ini memberikan dampak positif bagi pematangan mental bertanding para pemain di level internasional.

Dominasi Garuda Pertiwi dan Penghargaan Individu

Pencapaian manis ini terasa kian sempurna setelah Sheva Imut dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen Piala AFF Putri 2026. Pemain berbakat tersebut mengaku sangat terharu dan bangga bisa membawa nama bangsa harum di kancah regional. Kehadiran pemain berkualitas serta perpaduan pilar lokal dan diaspora terbukti memberikan stabilitas performa yang sangat signifikan dalam skema permainan tim.

Gelar kali ini merupakan trofi kedua bagi Indonesia secara beruntun setelah sukses meraih trofi serupa pada edisi 2024 lalu. Pada edisi sebelumnya, Timnas Putri berhasil mengunci gelar juara usai mengalahkan Kamboja di partai puncak dengan skor 3-1. Konsistensi merengkuh gelar back-to-back ini menunjukkan bahwa peta kekuatan sepak bola wanita di kawasan ASEAN mulai bergeser ke arah Indonesia.

Tatap ASEAN Women’s Championship 2027

Kemenangan telak di partai final ini otomatis mengamankan tiket bagi Indonesia untuk berlaga di ajang ASEAN Women’s Championship 2027 mendatang. Turnamen tingkat lanjut tersebut akan mempertemukan tim-tim papan atas Asia Tenggara dengan tingkat persaingan yang jauh lebih ketat. PSSI diharapkan terus memberikan dukungan fasilitas dan program pemusatan latihan jangka panjang agar kesiapan tim semakin matang.

Meski sukses mempertahankan tahta juara, Satoru Mochizuki menegaskan bahwa skuad asuhannya tidak boleh cepat berpuas diri. Ia ingin Garuda Pertiwi terus berbenah dan meningkatkan kualitas permainan agar mampu bersaing dengan raksasa Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Australia. Evaluasi menyeluruh tetap akan dilakukan demi membangun pondasi tim yang semakin kokoh di masa depan.