Uptodai.com - Kehidupan rumah tangga pasangan selebriti selalu menarik perhatian publik, terutama saat mereka berbagi kisah-kisah jujur tentang masa-masa awal pernikahan. Baru-baru ini, aktris Salshabilla Adriani blak-blakan menceritakan momen saat dirinya Salshabilla Adriani kelaparan pulang syuting, namun mendapatkan respons yang tak terduga dari sang suami, Ibrahim Risyad.

Kisah ini dibagikan Salshabilla dalam sebuah konten video yang kemudian menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ia mengungkap salah satu kebiasaan Ibrahim Risyad yang sempat membuatnya bingung sekaligus kesal pada awal-awal mereka hidup bersama sebagai suami istri.

Momen Salshabilla Adriani Kelaparan Pulang Syuting

Salshabilla menjelaskan bahwa Ibrahim Risyad memiliki kebiasaan unik yang dinilainya cukup “cuek” di masa awal pernikahan. Kebiasaan tersebut adalah memesan makanan hanya untuk porsi dirinya sendiri, meskipun mereka sudah tinggal seatap dan berbagi dapur yang sama.

“Awal-awal menikah, dia selalu beli makan untuk dirinya sendiri doang,” ujar Salshabilla sambil menyertakan nada bercanda namun tetap serius. Ia mempertanyakan kesadaran sang suami, mengingat ada dua orang dewasa dengan dua kebutuhan perut di rumah tersebut.

Puncak kekesalan Salshabilla terjadi ketika ia pulang setelah menjalani jadwal syuting yang padat. Ia mengaku sudah mengabari Ibrahim bahwa dirinya sedang dalam perjalanan dan merasakan lapar yang luar biasa.

Aktris tersebut bahkan sudah memberikan sinyal yang jelas bahwa ia membutuhkan asupan makanan segera setelah tiba di rumah. Namun, yang terjadi saat ia tiba di rumah sangat mengejutkan. Makanan yang datang bersamaan dengan kedatangannya ternyata hanya satu porsi, dan itu adalah pesanan untuk Ibrahim Risyad.

Salshabilla mengaku merasa sangat diabaikan melihat sikap tersebut. Padahal, ia berharap suaminya akan memesankan dua porsi atau setidaknya menawarkan untuk berbagi makanan yang sudah dipesan.

Sensitivitas Salshabilla Terhadap Perhatian Kecil

Sikap Ibrahim Risyad yang hanya memesan satu porsi makanan tersebut sontak membuat Salshabilla merasa kurang diperhatikan. Bagi sebagian orang, hal ini mungkin sepele, tetapi Salshabilla mengakui bahwa ia adalah tipe orang yang sangat sensitif terhadap detail kecil, terutama yang berkaitan dengan perhatian dan pertimbangan dalam berumah tangga.

Ia merasa bahwa suaminya tidak mempertimbangkan keberadaan dirinya yang juga membutuhkan asupan energi setelah bekerja keras. Rasa lapar yang bercampur dengan rasa kurang diperhatikan membuat momen tersebut menjadi pengalaman yang cukup menjengkelkan di awal pernikahan mereka.

“Aku anaknya memang agak sensi sama hal-hal kayak gitu. Kayak, ‘Lu enggak consider ada nyawa lain di dalam rumah ini?’” tambahnya, mengungkapkan betapa pentingnya rasa saling memikirkan dalam menjalani bahtera rumah tangga.

Pengakuan jujur ini memberikan gambaran bahwa penyesuaian di awal pernikahan memang membutuhkan komunikasi yang intens dan kesadaran akan kebutuhan pasangan. Meskipun kini kebiasaan tersebut sudah berubah seiring berjalannya waktu, kisah Salshabilla menjadi pengingat bagi pasangan baru tentang pentingnya empati dalam hal-hal sederhana.