Dilaporkan Imbas Mens Rea, Pandji Pragiwaksono: Gue Baik-baik Aja
Uptodai.com - Dunia hiburan Indonesia kembali dihebohkan dengan isu hukum yang menyeret nama komika ternama. Setelah sukses besar dengan pertunjukan tunggalnya, kini
Pandji Pragiwaksono dilaporkan Mens Rea ke pihak kepolisian. Laporan ini muncul menyusul tayangan spesial stand-up comedy tersebut di platform streaming global, Netflix, yang kemudian menjadi viral di berbagai kanal media sosial.
Laporan tersebut secara resmi dilayangkan oleh gabungan organisasi kepemudaan dari dua ormas Islam terbesar di Indonesia, yakni Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Mereka mengaku menjadi pihak yang dirugikan dan merasa martabatnya tercoreh akibat materi yang dibawakan Pandji dalam pertunjukan tersebut.
Laporan polisi itu terdaftar dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA pada 8 Januari 2026. Inti dari tuduhan yang diarahkan kepada Pandji adalah dugaan fitnah, khususnya terkait materi yang mengaitkan NU dan Muhammadiyah dalam isu politik praktis yang berhubungan dengan pengelolaan tambang di Indonesia.
Pandji Pragiwaksono Merespons Santai dari New York
Menanggapi kabar pelaporan yang mencuat cepat di Tanah Air, Komika Pandji Pragiwaksono memberikan respons santai. Ia memastikan kondisinya baik-baik saja, meskipun namanya kini tercatat dalam laporan kepolisian di Polda Metro Jaya.
Melalui unggahan di Instagram Story pada Jumat (9/1/2026), Pandji mengabarkan bahwa dirinya sedang berada di New York, Amerika Serikat. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan dan doa yang mengalir deras dari para penggemar dan penikmat seni.
“Hai apa kabar Indonesia. Gue cuma mau bilang terima kasih, untuk dukungannya, doanya, banyak banget yang ngedoain yang baik-baik ke gue. Gue juga baik-baik aja,” ujar Pandji, sembari menjelaskan aktivitasnya di sana. Ia menambahkan bahwa saat itu ia baru saja selesai mengisi siaran dan hendak kembali ke rumah untuk makan malam bersama istri dan anak-anaknya.
Pandji juga tak lupa menutup pesannya dengan dukungan terhadap seni yang ia cintai. “I love you guys dan terima kasih sudah mencintai kesenian stand up comedy. Moga-moga gue masih punya banyak perkomedian untuk kalian,” tutupnya, menunjukkan bahwa kontroversi ini tidak akan menyurutkan semangatnya berkarya.
Kontroversi Stand Up Comedy dan Kesuksesan Mens Rea di Netflix
Pertunjukan tunggal yang memicu kontroversi ini diberi judul Mens Rea, sebuah istilah Latin yang secara harfiah berarti “Niat Jahat” atau “Pikiran Bersalah.” Ini merupakan tur stand-up comedy ke-10 Pandji Pragiwaksono yang berfokus pada tema politik dan budaya hukum Indonesia.
Tur Mens Rea telah diselenggarakan di 11 kota, dengan pertunjukan puncaknya di Jakarta, tepatnya di Indonesia Arena, pada 30 Agustus 2025 lalu. Acara tersebut berhasil menarik perhatian ribuan penonton, dengan kapasitas arena yang mencapai sekitar 10.000 kursi.
Materi stand up Pandji dalam Mens Rea memang dikenal sebagai materi “pinggir jurang,” yang mengangkat sudut pandang satir mengenai absurditas kehidupan sehari-hari dan politik nasional. Versi uncut (tanpa sensor) yang ditayangkan di Netflix membuat penonton dari rumah merasakan intensitas pertunjukan secara langsung, sekaligus memicu perdebatan sengit di masyarakat.
Hingga saat ini, pertunjukan Mens Rea masih menduduki peringkat nomor 1 dalam kategori TV Shows di Netflix Indonesia. Kesuksesan komersial ini berbanding lurus dengan pro dan kontra yang ditimbulkan, membuktikan bahwa seni komedi, khususnya yang menyentuh isu sensitif politik, selalu memiliki dampak besar dan memancing reaksi dari berbagai pihak.