Tragis! Momen Real Madrid Tersingkir oleh Albacete di Copa Del Rey
Uptodai.com - Salah satu kejutan terbesar di kompetisi domestik Spanyol terjadi ketika momen Real Madrid tersingkir dari babak 16 besar Copa del Rey. Raksasa ibu kota itu harus mengakui keunggulan klub Divisi II, Albacete Balompié, dengan skor akhir 3-2 dalam laga yang berlangsung sengit.
Pertandingan yang digelar di markas Albacete, Stadion Carlos Belmonte, pada Kamis (15/1) dini hari waktu Indonesia tersebut benar-benar menjadi malam yang pahit bagi Los Blancos. Albacete, yang berkompetisi di kasta kedua Liga Spanyol, menunjukkan semangat juang yang luar biasa sejak peluit awal dibunyikan.
Di bawah arahan pelatih anyar, Alvaro Arbeloa, Real Madrid sejatinya sempat unggul dalam penguasaan bola pada menit-menit awal. Para pemain muda seperti Vinicius Junior dan rekan-rekannya tampak berusaha keras menggulirkan bola dan menekan lini pertahanan lawan.
Awal Petaka dan Kekalahan Real Madrid Albacete
Namun, Albacete tidak gentar menghadapi nama besar sang lawan yang datang sebagai tim bertabur bintang. Mereka segera membalas ancaman tersebut melalui percobaan tendangan dari Jose Lazo pada menit ke-13, meskipun bola masih melenceng tipis dari gawang.
Tekanan Albacete terus berlanjut hingga akhirnya mereka berhasil memecah kebuntuan menjelang babak pertama usai. Javi Villar sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-42, membuat suasana di Carlos Belmonte bergemuruh hebat dan memberikan tekanan psikologis besar bagi tim tamu.
Real Madrid sempat merespons ketertinggalan tersebut dengan dua gol balasan yang dicetak oleh Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia. Dua gol ini menunjukkan bahwa Madrid memiliki kualitas individu yang mampu menciptakan peluang di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.
Real Madrid Gagal di Copa del Rey: Drama Jefte Belancoor
Sayangnya, pertahanan Madrid kembali rapuh di paruh kedua pertandingan, terutama saat menghadapi serangan balik cepat. Jefte Belancoor tampil sebagai mimpi buruk bagi pertahanan El Real setelah mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-82.
Penderitaan Los Blancos mencapai klimaksnya di masa tambahan waktu yang krusial. Belancoor kembali mencetak gol penentu kemenangan dramatis pada menit ke-90+4, memastikan Albacete unggul 3-2 dan mengirim Real Madrid pulang lebih awal dari kompetisi piala domestik.
Kekalahan memalukan ini jelas menjadi pukulan telak bagi Real Madrid yang datang dengan ekspektasi tinggi untuk melaju jauh. Hasil ini juga menjadi rapor yang kurang bagus bagi Alvaro Arbeloa, yang baru ditunjuk sebagai pengganti Xabi Alonso di kursi kepelatihan tim utama.
Arbeloa kini menyadari betul tuntutan besar yang datang dari manajemen klub dan para penggemar setia Madrid. Kegagalan melawan tim kasta kedua ini menjadi pengingat keras bahwa di kompetisi seperti Copa del Rey, tidak ada pertandingan yang boleh dianggap remeh, bahkan bagi klub dengan sejarah mentereng seperti Real Madrid.