Daftar 10 Jurusan Kuliah Paling Disesali Mahasiswa Setelah Lulus
Uptodai.com - Keputusan memilih bidang studi saat memasuki perguruan tinggi sering kali didasarkan pada minat, idealisme, atau saran dari orang terdekat. Namun, realitas pasar kerja pascakampus sering kali menjadi kejutan yang kurang menyenangkan bagi banyak lulusan.
Faktanya, banyak di antara mereka yang memegang gelar sarjana atau diploma akhirnya merasakan penyesalan mendalam terhadap pilihan yang telah dibuat. Penyesalan ini umumnya muncul setelah mereka berhadapan langsung dengan tawaran gaji, peluang karier, dan tingkat persaingan di dunia profesional.
Sebuah survei yang dilakukan oleh perusahaan bursa kerja asal Amerika Serikat, ZipRecruiter Inc., berhasil memetakan fenomena ini. Hasil riset tersebut secara spesifik mengidentifikasi jurusan kuliah paling disesali oleh para mahasiswa setelah mereka menyelesaikan studi.
Realita Gaji dan Penyesalan Memilih Jurusan Kuliah
Survei ZipRecruiter dilakukan terhadap 1.500 lulusan universitas yang sedang aktif mencari pekerjaan pada tahun 2022. Hasilnya menunjukkan bahwa penyesalan itu tidak selalu disebabkan oleh ketidakminatan terhadap materi kuliah, melainkan oleh faktor finansial.
Ekonom ZipRecruiter, Sinem Buber, menjelaskan bahwa ketertarikan pada suatu bidang studi selama masa kuliah sering kali tidak sejalan dengan realitas ekonomi setelah lulus. Saat memasuki dunia kerja, ekspektasi gaji yang tinggi ternyata tidak tercapai, dan kebutuhan untuk membayar tagihan menjadi prioritas utama.
“Saat kita lulus, kenyataan akan datang. Ketika Anda hampir tidak bisa membayar tagihan Anda, gaji Anda mungkin menjadi lebih penting,” ujar Buber, sebagaimana dikutip dari CNBC Internasional. Data ini menyoroti pergeseran fokus dari idealisme akademik menuju stabilitas finansial yang menjadi pemicu utama penyesalan memilih program studi yang disesali.
10 Program Studi yang Paling Ditinggalkan Lulusan
Faktor penyesalan ini menjadi cerminan bahwa semakin banyak lulusan yang menyadari pentingnya riset mendalam mengenai prospek karier dan remunerasi sebelum mendaftar. Berikut adalah daftar lengkap 10 jurusan kuliah dengan tingkat penyesalan tertinggi, berdasarkan temuan survei tersebut:
Jurnalisme dan Sosiologi: Puncak Daftar Penyesalan
Jurusan yang menduduki peringkat teratas sebagai program studi yang disesali adalah Jurnalisme, dengan angka penyesalan mencapai 87%. Tingginya angka ini disinyalir berhubungan dengan transformasi industri media yang cepat, yang membuat lapangan kerja tradisional di sektor ini semakin terbatas dan kompetitif, seringkali dengan kompensasi yang minim.
Menyusul di posisi kedua dan ketiga, terdapat Sosiologi (72%) dan Seni (72%). Kedua bidang ini sering kali dianggap memiliki jalur karier yang kurang jelas atau tidak menawarkan gaji awal yang kompetitif, terutama jika dibandingkan dengan jurusan STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika).
Seni dan Komunikasi: Daya Saing Pasar Kerja
Jurusan Komunikasi menempati urutan keempat dengan 64% lulusan menyatakan penyesalan. Meskipun komunikasi adalah keterampilan yang sangat dibutuhkan, spesialisasi ini sering kali harus bersaing ketat dengan lulusan dari berbagai latar belakang yang juga memiliki kemampuan komunikasi yang kuat.
Pendidikan juga masuk dalam daftar ini, dengan tingkat penyesalan sebesar 61%. Meskipun profesi guru adalah profesi mulia, penyesalan ini kerap muncul karena gaji yang cenderung stagnan dan beban kerja yang tinggi di banyak negara.
Bidang Manajemen hingga Ilmu Alam
Di urutan keenam, Manajemen Marketing dan Riset mencatatkan 60% penyesalan. Meskipun bidang ini terdengar menjanjikan, dinamika pemasaran yang terus berubah menuntut keahlian digital yang spesifik, yang mungkin tidak sepenuhnya diajarkan dalam kurikulum tradisional.
Sementara itu, Pendamping Medis (56%) dan Ilmu Politik dan Pemerintahan (56%) juga menunjukkan tingkat penyesalan yang signifikan. Penyesalan di bidang politik sering kali terkait dengan sulitnya mendapatkan posisi yang sesuai atau gaji yang tidak sebanding dengan tingkat pendidikan yang diperoleh.
Daftar ini ditutup oleh Biologi (52%) dan Sastra Inggris (52%). Lulusan Biologi sering merasa perlu melanjutkan ke jenjang pascasarjana atau sekolah profesional (seperti kedokteran) untuk mendapatkan gaji yang layak. Sementara itu, Sastra Inggris menghadapi tantangan serupa dalam membuktikan relevansi langsung keahlian mereka di pasar kerja yang semakin teknis.
| Peringkat | Jurusan Kuliah | Persentase Penyesalan |
|---|---|---|
| 1 | Jurnalisme | 87% |
| 2 | Sosiologi | 72% |
| 3 | Seni | 72% |
| 4 | Komunikasi | 64% |
| 5 | Pendidikan | 61% |
| 6 | Manajemen Marketing + Riset | 60% |
| 7 | Pendamping Medis | 56% |
| 8 | Ilmu Politik dan Pemerintahan | 56% |
| 9 | Biologi | 52% |
| 10 | Sastra Inggris | 52% |
Data ini memberikan pelajaran penting bagi calon mahasiswa. Meskipun minat adalah faktor penentu kebahagiaan saat berkuliah, penting untuk melakukan riset pasar kerja secara komprehensif. Memahami potensi gaji, prospek karier, dan permintaan industri dapat membantu menghindari penyesalan memilih jurusan kuliah di kemudian hari.