Uptodai.com - Kabar transfer Alaeddine Ajaraie ke Persija Jakarta menjadi salah satu kejutan terbesar menjelang bergulirnya musim baru Liga 1. Kedatangan striker asal Maroko ini diharapkan mampu menjawab krisis gol yang sempat melanda Macan Kemayoran musim lalu.

Antusiasme suporter semakin memuncak setelah mengetahui rekam jejak Ajaraie sebagai mesin gol yang haus darah di kompetisi sebelumnya. Namun, di balik performa impresifnya, publik tentu penasaran dengan besaran Gaji Alaeddine Ajaraie di Persija Jakarta. Nominal yang diterima sang pemain ternyata cukup fantastis, mencerminkan statusnya sebagai penyerang kelas atas.

Detail Bayaran Alaeddine Ajaraie Macan Kemayoran

Berdasarkan laporan dari Salary Sports, Ajaraie tercatat sebagai pemain dengan bayaran tertinggi saat membela klub lamanya di kompetisi Asia Selatan. Penyerang tajam tersebut menerima rata-rata gaji mencapai Rp56,5 juta setiap pekannya.

Jika dikalkulasikan secara tahunan, total bayaran yang diterima Ajaraie menyentuh angka sekitar Rp2,9 miliar. Angka ini menjadi indikasi kuat bahwa Persija harus merogoh kocek dalam-dalam untuk mengamankan jasa pemain yang memiliki profil dan statistik mencolok.

Menariknya, nilai pasar Ajaraie juga mengalami lonjakan signifikan berkat konsistensi performanya di depan gawang. Nilai pasar sang pemain kini dilaporkan menyentuh angka Rp5,67 miliar, jauh melampaui rata-rata gaji tahunannya. Perbedaan antara nilai pasar dan gaji ini menunjukkan Ajaraie datang ke Persija dengan nilai investasi yang tinggi.

Mengapa Persija Rela Membayar Mahal?

Keputusan manajemen Persija Jakarta untuk mendatangkan Ajaraie dengan nilai kontrak yang besar bukanlah langkah tanpa perhitungan. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa perekrutan striker berpengalaman ini merupakan hasil evaluasi mendalam terhadap lini serang tim.

Macan Kemayoran membutuhkan sosok penuntas serangan yang efektif dan efisien, terutama setelah mengalami kesulitan dalam mencetak gol di momen-momen krusial. Kehadiran Ajaraie diharapkan menjadi solusi instan untuk meningkatkan daya gedor dan kembali bersaing di papan atas liga.

Statistik Mentereng Sang Striker Gacor

Data statistik yang dimiliki Ajaraie memang tergolong luar biasa, membenarkan mengapa Persija berani menggelontorkan dana besar. Selama musim 2024-2025, ia berhasil mengoleksi total 23 gol dan 7 assist dari 25 pertandingan penuh.

Bahkan, efisiensi Ajaraie terlihat jelas di pertengahan musim saat ia membukukan 10 gol dan 5 assist hanya dalam waktu bermain 747 menit. Rasio gol per menit yang sangat tinggi ini menunjukkan kualitasnya sebagai predator di kotak penalti.

Pengalaman internasional Ajaraie juga menjadi nilai tambah yang krusial bagi tim ibu kota. Ia pernah memperkuat klub-klub besar seperti AS FAR Rabat di Maroko dan Muaither FC di Qatar. Latar belakang ini memastikan Ajaraie memiliki mentalitas juara dan adaptasi yang cepat terhadap tekanan kompetisi tinggi.

Alasan Emosional di Balik Keputusan Berlabuh ke Jakarta

Meskipun memiliki catatan finansial dan statistik yang mentereng, proses kepindahan Ajaraie ke Jakarta ternyata berlangsung sangat cepat. Ajaraie mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk menyetujui tawaran yang diajukan oleh manajemen Persija.

Keputusan tersebut didorong oleh faktor emosional dan nama besar klub. Ajaraie terkesan dengan fanatisme suporter Persija, Jakmania, serta sejarah klub yang dihuni oleh pemain-pemain besar. Hal ini ia ungkapkan sebagai alasan utama mengapa ia mudah mengambil keputusan.

“Kapan pun Anda melihat Persija, Anda bisa melihat suporternya, para pemain besar yang bermain di sini. Jadi ketika saya tahu Persija menginginkan saya, itu adalah keputusan yang mudah,” ujar Ajaraie. Ia pun berjanji akan segera beradaptasi dan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk membantu Macan Kemayoran meraih trofi juara di akhir musim.