Uptodai.com - Laga akbar akan tersaji di Giuseppe Meazza ketika raksasa Italia, Inter Milan, bersiap menjamu Arsenal dalam lanjutan matchday ke-7 Liga Champions 2025/2026. Jelang duel panas tersebut, bek andalan Inter, Manuel Akanji psywar Arsenal, menyebut bahwa tim London Utara itu belum pantas menyandang gelar tim terbaik di Benua Biru.

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (21/1) dini hari WIB ini diprediksi berjalan sengit mengingat reputasi kedua tim. Arsenal datang dengan catatan yang sangat mentereng, menyapu bersih enam pertandingan fase liga dan kokoh di puncak klasemen sementara Liga Champions.

Dominasi The Gunners tidak hanya terbatas di kompetisi Eropa. Pasukan Mikel Arteta juga tampil digdaya di Liga Inggris, memimpin klasemen dan unggul atas rival berat mereka seperti Manchester City dan Liverpool. Namun, catatan impresif ini tidak membuat kubu Nerazzurri gentar.

Akanji Akui Kualitas Arsenal, Tapi Tolak Sebutan Terbaik di Eropa

Meskipun mengakui kualitas lawan, kepercayaan diri di kubu Inter Milan tetap tinggi. Manuel Akanji, bek Timnas Swiss yang menjadi tembok kokoh di lini belakang Inter, menilai timnya tidak perlu merasa inferior sedikit pun saat menghadapi wakil Inggris tersebut.

Akanji tidak menutup mata terhadap kedalaman skuad dan konsistensi permainan Arsenal musim ini. Ia mengakui bahwa The Gunners termasuk dalam jajaran tim elite yang bermain di level tertinggi sepak bola Eropa, sebuah pengakuan yang didasarkan pada performa stabil mereka di berbagai kompetisi.

“Saya pikir Arsenal termasuk tim terbaik di Eropa. Bagi saya, mereka bukan yang terbaik, tetapi mereka jelas termasuk tim papan atas, jadi ini akan menjadi tantangan besar, tetapi kami siap,” ujar Akanji, melancarkan komentar Akanji jelang Arsenal.

Menariknya, Akanji juga memberikan konteks mengapa ia tidak terlalu terkejut dengan performa tim-tim papan atas. Ia mengaku tidak banyak menonton pertandingan sepak bola karena kesibukannya mengurus keluarga. “Saya tidak banyak menonton sepak bola karena saya memiliki tiga anak di rumah, tetapi meskipun demikian, mereka memiliki skuad yang sangat dalam dengan banyak kualitas,” tegasnya.

Kunci Kemenangan Inter Milan: Efektivitas dan Minim Kesalahan

Dalam pandangan Akanji, salah satu kekuatan utama Arsenal terletak pada kedalaman skuad yang luar biasa. Kualitas pemain mereka tersebar merata di setiap lini, memastikan performa tim tidak menurun drastis meski terjadi rotasi atau cedera.

Kendati demikian, pemain yang pernah memperkuat Borussia Dortmund ini menegaskan bahwa laga sekelas Inter Milan vs Arsenal Liga Champions akan ditentukan oleh detail-detail kecil. Dalam pertandingan yang mempertemukan tim-tim papan atas, kesalahan sekecil apa pun bisa berujung fatal dan langsung dihukum lawan.

“Kita harus efektif. Ketika Anda bermain melawan tim papan atas, setiap kesalahan dapat dihukum, tetapi hal yang sama berlaku untuk mereka,” ucap Akanji, memberikan panduan strategi bagi rekan-rekan setimnya.

Ia menekankan pentingnya bermain tanpa ampun di depan gawang lawan. Selain itu, Inter Milan wajib menjaga kerapian dalam penguasaan bola untuk menghindari transisi cepat yang menjadi senjata mematikan Arsenal. “Ini tidak akan mudah, tetapi kita harus bermain sebagai tim dan menunjukkan mentalitas pemenang,” tutupnya.

Duel Inter Milan The Gunners ini bukan hanya pertarungan memperebutkan poin krusial di fase liga, tetapi juga adu gengsi antara dua tim yang sedang berada di puncak performa masing-masing liga domestik. Kemenangan akan sangat penting untuk memuluskan jalan Inter Milan menuju fase gugur 16 besar.