Uptodai.com - Dalam forum World Economic Forum (WEF) 2026, Presiden terpilih Prabowo Subianto bocorkan acara besar bertajuk Prabowo bocorkan Ocean Impact Summit (OIS) 2026. Acara internasional yang sangat dinantikan ini direncanakan akan berlangsung di Bali pada bulan Juni mendatang.

Pengumuman yang disampaikan Prabowo pada Kamis malam (22/1/2026) ini menarik perhatian global. Pasalnya, OIS tidak hanya menjadi ajang pertemuan para pemimpin negara, tetapi juga akan melibatkan tokoh-tokoh penting dunia, termasuk miliarder teknologi Elon Musk dan investor kawakan Ray Dalio.

Keterlibatan Elon Musk dan Ray Dalio dalam Ocean Impact Summit

Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia bertindak sebagai sponsor utama untuk acara bergengsi ini, bekerja sama erat dengan World Economic Forum. Ia secara spesifik menyoroti partisipasi krusial dari Ray Dalio, yang dikenal sebagai pendiri Bridgewater Associates sekaligus seorang filantropis dan pionir penelitian kelautan.

Dalio direncanakan membawa serta kapal penelitian canggihnya, OceanX, untuk mendukung kegiatan OIS. Menurut Prabowo, kontribusi Dalio sangat penting mengingat pengalamannya yang luas dalam eksplorasi dan konservasi laut.

Selain itu, nama Elon Musk juga disebut-sebut akan hadir, kemungkinan melalui perusahaan kedirgantaraannya, SpaceX. Meskipun rincian spesifik mengenai peran SpaceX belum dijelaskan secara mendalam, keterlibatan tokoh sekelas Musk menunjukkan skala dan ambisi besar dari pertemuan puncak ini.

Kehadiran para pemimpin global dari sektor teknologi, investasi, dan lingkungan ini diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret yang inovatif bagi isu kelautan global. Ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya fokus pada diplomasi, tetapi juga pada kolaborasi lintas sektor.

Indonesia Tuan Rumah Ekonomi Biru: Keterlibatan Ray Dalio di Bali

Pemilihan Indonesia sebagai lokasi tuan rumah Ocean Impact Summit bukanlah tanpa alasan. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang dua pertiga wilayahnya didominasi oleh lautan.

Oleh karena itu, isu keberlanjutan, konservasi, dan masa depan laut menjadi perhatian utama bagi pemerintah. “Kami sangat peduli dengan masa depan laut kami,” ujar Prabowo di hadapan para delegasi WEF.

Ocean Impact Summit di Bali dirancang sebagai platform utama untuk mempertemukan para pemimpin, inovator, dan pembuat kebijakan. Tujuannya adalah membuka potensi penuh dari konsep Ekonomi Biru melalui kepemimpinan yang berani dan kerja sama global yang solid.

Pertemuan tersebut akan fokus pada pengembangan solusi bersama yang dapat menjaga ekosistem laut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan secara berkelanjutan. Ekonomi Biru sendiri merujuk pada pemanfaatan sumber daya laut yang bertanggung jawab.

Dalam penutup sambutannya, Prabowo menyatakan antusiasmenya dan mengajak seluruh hadirin di WEF untuk datang ke Indonesia. Ia berharap, OIS 2026 akan menjadi titik balik penting dalam upaya global menjaga kelestarian samudra dan memajukan potensi maritim dunia.