Tragis! Gajah Liar Serang Turis hingga Tewas di Taman Nasional Thailand
Uptodai.com - Insiden tragis kembali terjadi di Asia Tenggara setelah seekor gajah liar serang turis hingga tewas di Taman Nasional Khao Yai, Thailand. Korban yang diidentifikasi sebagai Jirathachai, diserang secara brutal oleh mamalia besar tersebut saat sedang berolahraga pagi.
Peristiwa mengerikan ini menambah panjang daftar korban akibat konflik antara manusia dan satwa liar yang semakin intens. Kejadian fatal ini juga menyoroti masalah mendesak terkait lonjakan populasi gajah di Thailand yang terus memicu pertemuan berbahaya dengan manusia.
Gajah Liar Serang Turis, Korban Dibanting Pakai Belalai
Jirathachai dan istrinya diketahui sedang beraktivitas beberapa meter dari perkemahan mereka, sekitar pukul 05.30 pagi waktu setempat. Saat sedang berolahraga, tiba-tiba mereka berhadapan dengan Phlai Oiwan, seekor gajah jantan yang sedang mencari makan di luar batas hutan lindung.
Menurut laporan The Nation, gajah tersebut langsung menyerang Jirathachai tanpa peringatan. Gajah itu mencengkeram korban menggunakan belalainya yang kuat, kemudian membantingnya berulang kali ke tanah.
Para pengunjung perkemahan lainnya menyaksikan serangan brutal itu dengan ketakutan yang luar biasa. Istri Jirathachai berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian, namun sayangnya suaminya meninggal di tempat.
Serangan mematikan ini terjadi di area perkemahan Kho Yor 4 (Khlong Pla Kang) di distrik Wang Nam Khieo. Insiden ini pun memicu respons cepat dari otoritas taman nasional.
Respons Petugas dan Sejarah Kelam Sang Gajah
Wanchai Kaenchantuek, Kepala unit perlindungan taman Khao Yai 4, mengatakan ia mendengar suara gajah yang diikuti teriakan minta tolong. Setelah bergegas memeriksa, ia menemukan korban dan langsung menghubungi petugas terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Jenazah korban kemudian dikirim ke rumah sakit setempat untuk menjalani proses autopsi. Lebih lanjut, petugas taman dan kantor kawasan lindung regional berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan bantuan dan mempertimbangkan kompensasi kepada keluarga korban sesuai peraturan pemerintah.
Yang lebih mengejutkan, gajah jantan bernama Phlai Oiwan ini ternyata bukan pelaku baru. Menurut seorang penjaga taman, gajah tersebut sebelumnya telah membunuh dua warga lokal lainnya, menjadikannya sebagai pembunuh berantai.
Chaiya Huayhongthong, kepala taman nasional, mengatakan kepada AFP bahwa para pejabat akan segera bertemu untuk memutuskan nasib Phlai Oiwan. Otoritas mempertimbangkan untuk memindahkan hewan tersebut atau melakukan intervensi untuk mengubah perilakunya.
Mengapa Populasi Gajah Thailand Meningkat Drastis?
Insiden tragis ini kembali menyoroti masalah mendasar terkait konservasi dan keselamatan di Thailand. Dalam beberapa tahun terakhir, populasi gajah Thailand meningkat secara drastis, menyebabkan habitat alami mereka semakin sempit dan memicu konflik dengan manusia.
Data menunjukkan bahwa populasi gajah liar di negara tersebut telah melonjak dari 334 ekor pada tahun 2015 menjadi sekitar 800 ekor pada tahun lalu. Peningkatan signifikan ini memaksa otoritas setempat mencari solusi ekstrem untuk mengendalikan jumlah mereka.
Untuk mengendalikan jumlah tersebut, para pejabat bahkan telah mempertimbangkan program pemberian kontrasepsi kepada gajah liar. Langkah ini diambil demi menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mengurangi potensi konflik fatal di masa depan.
Rangkaian Insiden Serupa di Thailand
Sayangnya, insiden yang menimpa Jirathachai bukanlah kasus terisolasi. Tahun lalu, seorang turis Spanyol bernama Blanca Ojanguren GarcÃa (22) tewas saat sedang ikut memandikan gajah di sebuah suaka margasatwa di Thailand selatan.
Bahkan pada awal tahun 2024, pengunjung lain juga dilaporkan tewas setelah dimangsa gajah liar di Taman Nasional Phu Kradueng, Provinsi Loei. Konflik antara manusia dan satwa liar, yang dipicu oleh penyusutan habitat dan peningkatan populasi gajah, menjadi tantangan besar bagi konservasi dan keselamatan turis di Thailand.