Target Hector Souto di Piala Asia Futsal 2026: Tiru Gaya Main Jepang
Uptodai.com - Sejarah baru berhasil diukir oleh Tim Nasional Futsal Indonesia. Skuad Garuda untuk pertama kalinya berhasil menembus babak semifinal Piala Asia Futsal 2026, sebuah pencapaian yang menandai lonjakan signifikan dalam peta persaingan futsal Asia.
Kepastian lolos ke empat besar diraih setelah Indonesia menumbangkan Vietnam dengan skor tipis 3-2 pada laga perempat final yang berlangsung dramatis. Namun, tantangan besar menanti di semifinal, di mana Indonesia akan berhadapan dengan raksasa futsal Asia, Jepang.
Hector Souto Ingin Timnas Indonesia Adopsi Filosofi Jepang
Menjelang pertemuan krusial tersebut, Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas permainan Jepang. Souto berharap tim asuhannya dapat meniru dan mengadopsi profesionalisme serta dinamika permainan yang ditunjukkan oleh Samurai Biru.
Menurut Souto, Jepang telah memulai proses pengembangan yang saat ini sedang dijalani Indonesia sejak satu dekade atau bahkan 15 tahun lalu. Ini menunjukkan adanya perencanaan jangka panjang dan komitmen yang kuat dari federasi futsal Jepang.
“Kita harus mengakui bahwa Jepang sudah mulai melakukan hal-hal yang kita kerjakan sekarang sejak 10 atau 15 tahun lalu,” ujar Souto dalam konferensi pers jelang pertandingan. “Mereka adalah tolok ukur di Asia, dan kami ingin berada di level itu suatu hari nanti.”
Pujian untuk Kensuke Takahashi dan Gaya Spanyol
Souto tidak hanya memuji tim, tetapi juga menyanjung pelatih Jepang, Kensuke Takahashi. Takahashi dinilai berhasil menerapkan gaya bermain profesional ala Spanyol ke dalam timnya, membuat Jepang tampil sangat dinamis dan terorganisir.
“Saya sangat menghormati Kensuke Takahashi karena timnya benar-benar menerapkan gaya profesional Spanyol,” tegas pelatih asal Spanyol tersebut. Ia menambahkan bahwa dinamika permainan Jepang adalah hasil dari penerapan taktik yang matang dan konsisten.
Kekaguman Souto terhadap Takahashi memiliki latar belakang personal dan profesional yang kuat. Keduanya diketahui memiliki kedekatan karena pernah berkarier di Spanyol, tempat Souto memulai sebagai asisten pelatih dan pelatih fisik.
Menariknya, Takahashi juga bukan sosok asing bagi futsal Indonesia. Sebelum menukangi Jepang, Takahashi sempat berkarier di Tanah Air dari 2018 hingga 2021. Selama periode itu, ia dinilai telah menanamkan banyak ilmu taktikal penting yang berasal dari Spanyol.
“Dia adalah teman baik saya. Saya mengapresiasi dia karena dia datang mengambil peran di sini dan membawa banyak hal-hal taktikal yang kami implementasikan di Spanyol,” kata Souto, mengapresiasi kontribusi Takahashi terhadap perkembangan taktik di Indonesia.
Mengubah Sejarah di Semifinal
Pertemuan antara Indonesia dan Jepang di semifinal Piala Asia Futsal 2026 ini menjadi momen penting untuk membalas dendam sekaligus menguji kemajuan tim. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah terbaik Indonesia yang kala itu baru mencapai perempat final harus terhenti di tangan Jepang.
Kini, setelah berhasil melampaui pencapaian terbaik mereka dengan lolos ke babak empat besar, skuad Merah Putih memiliki momentum untuk membuktikan diri. Meski menghadapi tim yang diakui memiliki fondasi lebih kuat, semangat dan motivasi tim asuhan Hector Souto Timnas Futsal dipastikan berada di titik tertinggi.
Laga semifinal ini bukan hanya tentang memperebutkan tiket final, tetapi juga tentang mengukur sejauh mana Indonesia telah mendekati standar profesionalisme yang selama ini dipegang teguh oleh Jepang. Souto berharap, pertandingan ini menjadi pelajaran berharga menuju masa depan futsal Indonesia yang lebih cerah.