Uptodai.com - Sosok asisten pelatih John Herdman kini mulai terungkap ke publik setelah tertangkap kamera mengenakan atribut resmi Timnas Indonesia. Kehadiran mereka terlihat jelas dalam unggahan video terbaru di akun media sosial resmi Skuad Garuda menjelang persiapan FIFA Series 2026. Publik pun mulai berspekulasi mengenai peran strategis yang akan mereka emban di bawah komando pelatih kepala asal Inggris tersebut.

Dalam video yang diunggah pada Senin (23/3/2026), para pemain terlihat mulai berkumpul di pemusatan latihan. Namun, perhatian netizen justru tertuju pada dua wajah asing yang mengenakan jersey ofisial staf kepelatihan. Keduanya tampak sudah membaur dengan para pemain dan ofisial lainnya di lapangan.

Profil Andrej Kostolansky Sebagai Staf Kepelatihan Timnas Indonesia

Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Andrej Kostolansky, seorang pelatih kiper berpengalaman asal Slovakia. Andrej tertangkap kamera sedang menyapa akrab Nadeo Argawinata, salah satu penjaga gawang andalan Indonesia. Kehadirannya disinyalir akan memperkuat departemen kepelatihan kiper yang sebelumnya sudah diisi oleh Damian van Rendburg.

Berdasarkan data dari laman Transfermarkt, Andrej Kostolansky memiliki rekam jejak yang cukup mentereng di kancah sepak bola internasional. Ia tercatat pernah mengabdi sebagai pelatih kiper untuk Timnas Yaman dan Irak U-23. Pengalaman di wilayah Asia ini tentu menjadi nilai tambah bagi staf kepelatihan Timnas Indonesia dalam menghadapi berbagai turnamen mendatang.

Sebelum merapat ke Jakarta, Andrej terakhir kali bekerja untuk klub Kompong Dewa di Liga Kamboja. Meski PSSI belum memberikan pengumuman resmi, profil Andrej di situs penyedia data sepak bola sudah mencantumkan namanya sebagai bagian dari ofisial Indonesia. Penambahan personel ini menunjukkan keseriusan manajemen dalam meningkatkan kualitas pertahanan terakhir Skuad Garuda.

Steven Vitoria Calon Kuat Tangan Kanan John Herdman

Selain Andrej, muncul pula sosok Steven Vitoria yang diduga kuat akan menjadi tangan kanan John Herdman di bangku cadangan. Steven merupakan mantan pemain profesional yang memiliki hubungan cukup dekat dengan beberapa pemain Indonesia. Ia terlihat sangat antusias mengikuti sesi latihan perdana bersama para pemain Timnas Indonesia.

Menariknya, Steven Vitoria pernah berada dalam satu tim dengan bintang Indonesia, Egy Maulana Vikri, saat membela Lechia Gdansk pada musim 2018/2019. Sayangnya, momen reuni di lapangan hijau ini harus tertunda karena Egy tidak masuk dalam daftar skuad final pilihan John Herdman kali ini. Meski demikian, kehadiran Steven diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi lini belakang Indonesia.

Pria berusia 39 tahun ini baru saja mengakhiri karier bermainnya di klub Portugal, Boavista, pada musim 2024-2025. Di sana, ia sempat bermain bersama Layvin Kurzawa yang kini berseragam Persib Bandung. Pengalaman panjang Steven di level internasional bersama Timnas Kanada dan Portugal Junior menjadikannya aset berharga bagi pengembangan taktik tim.

Amunisi Baru di Kursi Kepelatihan Jelang FIFA Series 2026

Kehadiran dua asisten pelatih John Herdman ini diyakini akan memberikan dampak instan bagi performa tim secara keseluruhan. John Herdman tampaknya ingin membangun struktur kepelatihan yang solid dengan membawa orang-orang kepercayaannya. Dengan pengalaman Steven Vitoria di lini belakang, ia diprediksi akan fokus mengasah kemampuan bek seperti Jay Idzes dan kawan-kawan.

Langkah ini juga dipandang sebagai upaya PSSI untuk memberikan dukungan maksimal bagi program kerja pelatih kepala. Persiapan menuju FIFA Series 2026 membutuhkan detail taktis yang sangat matang agar Indonesia mampu bersaing di level global. Penambahan staf ahli di berbagai lini menjadi kunci utama dalam transformasi sepak bola nasional yang sedang berjalan.

Hingga saat ini, para pendukung setia Timnas Indonesia masih menunggu pernyataan resmi dari pihak federasi mengenai kontrak kedua sosok tersebut. Namun, keberadaan mereka di tengah-tengah pemain dengan mengenakan jersey ofisial sudah menjadi sinyal kuat bahwa mereka adalah bagian dari proyek besar Skuad Garuda. Publik berharap kolaborasi ini membawa prestasi gemilang bagi Indonesia di panggung dunia.