Barcelona Permalukan Athletic Club 5-0, Pecahkan Rekor Super Spanyol
Uptodai.com - FC Barcelona benar-benar menunjukkan kelasnya saat Barcelona permalukan Athletic Club 5-0 dalam laga semifinal Piala Super Spanyol yang digelar di Jeddah. Kemenangan telak ini bukan hanya mengamankan tiket ke partai puncak, tetapi juga mengirimkan pesan kuat mengenai ambisi Blaugrana di musim ini.
Sejak peluit awal dibunyikan, dominasi skuad Catalan asuhan Xavi Hernandez terlihat jelas. Athletic Club yang dikenal solid di lini belakang tampak kewalahan menghadapi gelombang serangan cepat yang dipimpin oleh para pemain muda dan senior Barcelona. Empat gol yang tercipta di babak pertama menunjukkan betapa rapuhnya pertahanan tim Basque malam itu.
Pembuka Keran Gol dan Kejatuhan Athletic
Meskipun sempat kesulitan menembus pertahanan yang dijaga ketat oleh kiper Athletic, Unai Simón, Barcelona akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-22. Momen krusial ini diawali oleh pergerakan lincah FermÃn López di area penalti, menciptakan ruang tembak yang vital.
Bola kemudian disambar oleh Ferran Torres, yang dengan sigap memutar badan dan melepaskan tembakan mendatar yang tak terjangkau. Gol pertama ini segera membuka momentum bagi Blaugrana untuk menggila dan meningkatkan intensitas permainan secara drastis.
Hanya delapan menit berselang, papan skor kembali berubah. Kali ini, Raphinha melakukan akselerasi tajam dari sisi lapangan, melepaskan umpan terobosan akurat kepada FermÃn López. Gelandang muda tersebut dengan tenang menaklukkan Simón, menjadikan kedudukan 2-0.
Roony Bardghji dan Kesalahan Fatal Unai Simón
Penderitaan tim Basque semakin mendalam pada menit ke-34. Roony Bardghji, yang tampil impresif, melepaskan tembakan spekulatif dari posisi yang sebenarnya cukup sempit. Tembakan tersebut mengarah lurus ke gawang.
Namun, bola yang tampak mudah justru gagal ditangkap sempurna oleh Unai Simón, membuat si kulit bundar meluncur perlahan melewati garis gawang. Gol ketiga yang terkesan ‘mudah’ ini menambah kepercayaan diri Barcelona sekaligus meruntuhkan mental Athletic Club di tengah lapangan.
Menjelang jeda turun minum, Raphinha memastikan babak pertama ditutup dengan keunggulan fantastis. Menerima umpan matang dari Bardghji, pemain internasional Brasil itu melancarkan tendangan keras yang menghujam sudut kiri atas gawang. Skor 4-0 menutup 45 menit pertama, sebuah margin yang hampir mustahil dikejar oleh lawan.
Raphinha Kunci Kemenangan dan Rekor Baru
Memasuki babak kedua, Barcelona tidak menunjukkan tanda-tanda mengendurkan tekanan. Bahkan, gol kelima tercipta sebelum laga benar-benar berjalan lama. Hanya butuh beberapa menit setelah jeda, Raphinha kembali menjadi aktor utama dalam pesta gol ini.
Dalam situasi kemelut di depan gawang, bola liar jatuh tepat di kakinya. Dengan insting tajam, Raphinha langsung menembakkannya, mencetak gol kelima sekaligus gol keduanya malam itu (brace). Performa konsisten sang winger menjadi sorotan utama sepanjang turnamen dan membuktikan ia layak menjadi andalan Xavi.
Setelah unggul lima gol tanpa balas, Barcelona memilih bermain lebih pragmatis. Mereka mulai mengontrol tempo dan melakukan penguasaan bola yang lebih dominan, menghindari risiko cedera menjelang partai final yang sudah di depan mata. Athletic Club sendiri nyaris tidak mampu menciptakan peluang emas yang membahayakan gawang Barcelona.
Kemenangan Barcelona permalukan Athletic Club 5-0 ini tercatat sebagai margin terbesar dalam sejarah Piala Super Spanyol. Hasil ini menegaskan superioritas mereka di Jeddah dan memastikan Blaugrana melangkah ke final dengan modal moral yang sangat tinggi untuk merebut trofi perdana musim ini.