Pelatih Persib Bojan Hodak Pamit, Puji Peran Umuh Muchtar
Uptodai.com - Kabar mengejutkan datang dari kubu Maung Bandung setelah pelatih Persib Bojan Hodak dikabarkan bakal segera mengakhiri kebersamaannya dengan klub asal Jawa Barat tersebut. Momen perpisahan ini terasa kian dekat setelah acara syukuran juara yang digelar di Sumedang pada Senin (25/5/2026). Jamuan makan siang bersama manajer tim, Umuh Muchtar, diduga menjadi momen kebersamaan terakhir mereka sebelum sang pelatih resmi hengkang.
Isu kepergian juru taktik asal Kroasia ini tentu mengejutkan banyak pihak, terutama para Bobotoh yang telah terbiasa dengan kehadirannya selama tiga tahun terakhir. Di bawah asuhannya, Persib menjelma menjadi kekuatan yang sangat ditakuti di kancah sepak bola nasional. Spekulasi mengenai pelabuhan baru sang pelatih kini mulai liar berembus di lantai bursa transfer.
Saling Lempar Pujian Antara Pelatih Persib Bojan Hodak dan Umuh Muchtar
Meskipun isu kepergiannya berembus kencang, suasana hangat tetap menyelimuti pertemuan skuad Persib Bandung tersebut. Baik Bojan Hodak maupun Umuh Muchtar saling melontarkan apresiasi tinggi atas kerja sama erat yang terjalin selama ini. Umuh secara terbuka memuji kualitas kepemimpinan pria asal Kroasia tersebut di kursi kepelatihan.
Menurut Umuh, Bojan merupakan sosok juru taktik terbaik yang pernah menangani Persib sepanjang sejarah keterlibatannya di klub. Ia menegaskan tidak pernah sekalipun mencampuri urusan taktis atau pemilihan pemain di lapangan hijau. Baginya, otoritas penuh selalu berada di tangan sang pelatih demi menjaga profesionalisme tim.
Apresiasi Tinggi Bojan Hodak untuk Manajer Persib Umuh Muchtar
Mendengar pujian tersebut, Bojan Hodak langsung membalasnya dengan memberikan kredit khusus kepada sang manajer Persib Umuh Muchtar. Mantan pelatih Kuala Lumpur City FC ini mengakui bahwa dukungan penuh dari manajemen sangat krusial bagi kesuksesan tim. Tanpa kehadiran sosok Umuh, ia merasa perjuangan Maung Bandung di kompetisi domestik akan jauh lebih berat.
Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan sebuah klub sepak bola tidak pernah bergantung pada satu individu saja. Kerja sama yang solid dari jajaran direksi hingga staf paling bawah menjadi kunci utama keberhasilan mereka meraih prestasi. Bojan menilai keharmonisan internal inilah yang membuat Persib mampu melewati berbagai rintangan sulit.
Warisan Emas Tiga Gelar Juara Beruntun
Kolaborasi apik antara jajaran pelatih dan manajemen ini akhirnya membuahkan tinta emas dalam sejarah sepak bola tanah air. Persib Bandung sukses mengamankan tiga gelar juara secara berturut-turut di era modern Liga 1. Pencapaian luar biasa ini sekaligus menyematkan bintang kelima di logo kebanggaan klub asal Kota Kembang tersebut.
Kini, para pendukung setia Persib harus bersiap menghadapi kenyataan pahit kehilangan sang arsitek lapangan hijau. Meskipun belum ada pernyataan resmi mengenai klub baru Bojan, warisan prestasi yang ditinggalkannya akan selalu dikenang. Manajemen kini dihadapkan pada tugas berat untuk mencari pengganti sepadan demi mempertahankan dominasi mereka di musim depan.