Uptodai.com - Cedera Febri Hariyadi di Persis Solo menjadi kabar duka bagi pendukung Laskar Sambernyawa di tengah upaya tim bangkit dari keterpurukan. Pemain sayap lincah yang baru saja didatangkan dengan status pinjaman dari Persib Bandung ini terpaksa menepi akibat masalah fisik yang cukup serius. Kabar ini tentu sangat mengejutkan mengingat Febri baru saja bergabung untuk memperkuat lini serang tim kebanggaan warga Solo tersebut.

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, memberikan konfirmasi langsung mengenai kondisi memprihatinkan yang menimpa pemain barunya itu. Febri mengalami cedera saat menjalani sesi latihan rutin bersama tim dalam persiapan menghadapi laga lanjutan kompetisi. Tim medis telah melakukan pemeriksaan intensif untuk menentukan langkah penanganan terbaik bagi sang pemain.

Kabar Buruk Menjelang Laga Kontra Persik Kediri

Masalah fisik ini muncul tepat saat Persis Solo tengah mematangkan strategi untuk menjamu Persik Kediri di Stadion Manahan. Laga yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (1/3/2026) dipastikan akan bergulir tanpa kehadiran Febri Hariyadi di daftar susunan pemain. Kehilangan pemain berpengalaman seperti Febri menjadi pukulan telak bagi skema permainan yang telah dirancang oleh tim pelatih.

Coach Milo mengungkapkan bahwa kondisi Febri menuntut tindakan medis yang jauh lebih serius daripada sekadar terapi fisik biasa. “Ada beberapa masalah dalam tim, kemarin dua hari lalu Febri mengalami cedera dan dia harus operasi,” ungkap pelatih asal Bosnia tersebut kepada awak media. Keputusan operasi ini diambil setelah melihat tingkat keparahan cedera yang dialami sang pemain sayap.

Proses Pemulihan Panjang dan Dampak Bagi Tim

Tindakan operasi yang harus dijalani Febri menandakan bahwa masa pemulihan sang pemain tidak akan berlangsung dalam waktu singkat. Hal ini tentu menjadi kerugian besar bagi Persis Solo yang sangat membutuhkan tenaga segar untuk mendongkrak performa tim di putaran kedua. Manajemen dan tim pelatih kini harus memutar otak untuk mencari solusi alternatif di sektor penyerangan sayap.

Meskipun harus kehilangan salah satu pilar anyarnya, Milomir Seslija menegaskan bahwa mentalitas anak asuhnya tidak boleh goyah. Skuad Laskar Sambernyawa tetap fokus mempersiapkan diri dengan maksimal untuk menghadapi perlawanan Ezra Walian dan kolega. Persiapan panjang telah dilakukan guna memastikan tiga poin penuh tetap aman di kandang sendiri.

Milo berupaya keras mengembalikan kepercayaan diri para pemainnya setelah melewati periode yang cukup sulit dalam beberapa pekan terakhir. Ia menekankan pentingnya menunjukkan karakter asli Persis Solo yang pantang menyerah di hadapan pendukung sendiri. Kerja keras di lapangan menjadi satu-satunya cara untuk membuktikan bahwa tim masih memiliki taji di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Misi Bangkit dari Dasar Klasemen Liga 1

Saat ini, Persis Solo masih berjuang keras untuk keluar dari zona merah dan merangkak naik dari dasar klasemen sementara. Tim baru mengumpulkan total 13 poin, sebuah angka yang cukup mengkhawatirkan bagi klub dengan sejarah besar. Mereka terpaut jarak 16 poin dari Persijap yang saat ini menduduki posisi ke-15 di klasemen.

Kemenangan atas Persik Kediri menjadi harga mati bagi Persis Solo untuk menjaga asa bertahan di Liga 1 musim depan. Milo percaya bahwa satu hasil positif akan menjadi pemicu semangat yang luar biasa bagi seluruh anggota tim. Kepercayaan diri antarpemain harus segera dipulihkan agar koordinasi di lapangan kembali berjalan dengan harmonis.

Coach Milo menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa kemenangan di laga besok akan menjadi titik balik bagi perjalanan tim. Langkah positif sangat dibutuhkan untuk membawa Persis Solo ke posisi yang jauh lebih aman dan bermartabat. Seluruh elemen tim kini bersatu padu demi meraih hasil maksimal meskipun tanpa kehadiran Febri Hariyadi di lapangan.