Duet Maut Jay Idzes Sassuolo: Muharemovic Bungkam Keraguan
Uptodai.com - Klub Serie A, Sassuolo, berhasil mempertahankan posisinya di papan tengah klasemen Liga Italia musim 2025–2026 berkat performa yang semakin solid. Kunci utama dari stabilitas ini terletak pada jantung pertahanan mereka. Secara terbuka, bek Sassuolo, Tarik Muharemovic, mengakui bahwa duet maut Jay Idzes Sassuolo menjadi sumber motivasi dan kekuatan tim.
Pemain asal Bosnia tersebut mengungkapkan rasa nyamannya berduet dengan kapten Timnas Indonesia itu. Kebersamaan di lini belakang tersebut tidak hanya menciptakan chemistry yang kuat, tetapi juga mendorong Muharemovic untuk selalu tampil maksimal dalam setiap pertandingan yang dilakoni Neroverdi.
Muharemovic Bertekad Bungkam Keraguan
Sassuolo kini menempati peringkat kesembilan klasemen sementara Serie A dengan koleksi 22 poin. Pencapaian ini didapat dari enam kemenangan, empat hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Meskipun posisi ini tergolong aman, Muharemovic menyadari bahwa masih ada pihak-pihak yang meragukan kemampuan mereka, baik secara tim maupun individu.
Muharemovic menegaskan bahwa keraguan dari luar justru menjadi bahan bakar bagi dirinya dan Idzes. Ia ingin membuktikan kepada semua orang bahwa mereka adalah pasangan bek tengah yang patut diperhitungkan di kasta tertinggi Liga Italia. Pembuktian ini menjadi misi pribadi yang ia emban di sepanjang musim.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Muharemovic setelah Sassuolo berhasil menahan imbang Bologna 1-1 dalam laga pekan ke-17 Serie A 2025/26 di Stadion Renato Dall’Ara. Dalam laga tersebut, Muharemovic bahkan menjadi penyelamat tim dengan mencetak gol penyeimbang setelah Bologna unggul lebih dulu melalui gol Fabbian.
Duet Bek Tengah Paling Solid di Serie A
Saat berbicara kepada media Italia, Muharemovic ditanya mengenai pengakuan publik yang menyebut duetnya bersama Jay Idzes sebagai salah satu yang terkuat di 17 ronde pertama musim ini. Respons Muharemovic menunjukkan mentalitas yang rendah hati namun penuh keyakinan.
“Kami hanya melakukan pekerjaan kami, apa yang kami tahu cara melakukannya. Kami tahu kami kuat dan kami ingin menunjukkannya kepada semua orang,” ujar Muharemovic, sebagaimana dilansir dari Tuttomercatoweb.
Ia menambahkan bahwa mungkin beberapa orang tidak menaruh kepercayaan pada awal musim. Namun, hasil di lapangan kini mulai berbicara. Kekompakan dan saling pengertian di antara keduanya membuat lini belakang Sassuolo sulit ditembus lawan-lawan tangguh di Serie A.
“Mungkin beberapa orang tidak mempercayainya, tetapi sekarang kami membuktikannya. Kejuaraan masih panjang dan kami ingin terus mempertahankannya,” tegas bek berusia 25 tahun tersebut.
Pentingnya Reaksi Tim Setelah Kebobolan
Selain menyoroti solidnya duet maut Jay Idzes Sassuolo, Muharemovic juga menekankan pentingnya respons dan mentalitas tim setelah mengalami kemasukan gol. Hal ini terbukti krusial dalam pertandingan melawan Bologna yang dikenal memiliki performa luar biasa musim ini.
“Seberapa penting reaksi setelah kebobolan gol? Tidak mudah untuk bereaksi, terutama karena kami tahu Bologna melakukan hal-hal luar biasa, dan bukan hanya di liga,” jelasnya.
Muharemovic memuji kemampuan timnya menjaga energi dan fokus agar tetap stabil, bahkan setelah tertinggal. Ia menyebut bahwa mentalitas ini sudah terbentuk sejak mereka bermain di Serie B pada musim sebelumnya. Kemampuan untuk bangkit dan menyamakan kedudukan menunjukkan kedewasaan tim dalam menghadapi tekanan tinggi di kompetisi utama Italia.
Dengan sisa musim yang masih panjang, Muharemovic dan Jay Idzes bertekad untuk terus menjadi tembok kokoh Sassuolo. Mereka berharap performa individu yang cemerlang dapat mengangkat posisi tim ke papan atas, sekaligus membungkam semua kritik yang sempat meragukan kualitas mereka sebagai salah satu pasangan bek terbaik di Serie A.