Uptodai.com - Kekosongan kursi pelatih di Stamford Bridge pasca kepergian Enzo Maresca memicu spekulasi panas mengenai siapa yang layak menakhodai Chelsea selanjutnya. Di tengah hiruk pikuk pencarian ini, suara dukungan tegas datang dari sosok yang tidak asing bagi penggemar sepak bola Indonesia, yakni Carlton Cole. Eks Striker Persib Dukung Frank Lampard untuk kembali mengisi posisi manajer The Blues.

Maresca resmi berpisah dengan Chelsea pada Kamis (1/1/2026) setelah hubungan dengan manajemen dinilai tidak lagi sejalan, yang berujung pada kebuntuan komunikasi. Padahal, pelatih asal Italia itu baru saja membawa klub meraih gelar Liga Konferensi dan Piala Dunia Antarklub pada musim debutnya, sebuah pencapaian yang seharusnya menjamin posisinya.

Drama di Stamford Bridge: Kepergian Enzo Maresca yang Mengejutkan

Maresca, yang dikenal sebagai mantan asisten Pep Guardiola, telah memimpin The Blues dalam 64 pertandingan sejak awal musim 2024/2025. Selama periode tersebut, ia mencatatkan statistik yang cukup solid, yakni 41 kemenangan, 14 kekalahan, dan sembilan kali seri.

Namun, performa yang tidak konsisten di liga domestik, ditambah dengan meningkatnya ketegangan antara pelatih asal Italia itu dengan petinggi klub, dilaporkan menjadi alasan utama perpisahan yang dipercepat. Laga imbang 2-2 melawan Bournemouth menjelang akhir tahun lalu tercatat sebagai penampilan terakhir Maresca di pinggir lapangan.

Saat ini, posisi pelatih sementara dipegang oleh Callum McFarlane, pelatih tim akademi Chelsea yang berusia 40 tahun. McFarlane sempat memimpin tim dalam laga krusial melawan Manchester City di Stadion Etihad, menunjukkan bahwa klub masih memiliki daya juang.

Dalam pertandingan yang berakhir 1-1 itu, Chelsea berhasil menahan imbang The Cityzen, berkat gol penyama kedudukan dari Enzo Fernandez pada menit-menit akhir pertandingan. Hasil ini menunjukkan bahwa materi pemain Chelsea tetap berkualitas, hanya saja mereka membutuhkan nahkoda permanen yang tepat.

Alasan Eks Striker Persib Dukung Frank Lampard Kembali ke Kursi Pelatih

Carlton Cole, yang memiliki ikatan emosional kuat dengan Chelsea dan pernah merumput di Liga 1 bersama Persib Bandung pada 2017, secara terbuka menyatakan keyakinannya terhadap Frank Lampard. Cole percaya bahwa legenda klub tersebut layak mendapat kesempatan ketiga untuk menukangi tim kesayangan mereka secara penuh.

Menurut Cole, Lampard memiliki DNA Chelsea yang sangat kuat, sebuah faktor yang sering dianggap hilang dalam beberapa tahun terakhir di bawah kepemimpinan pelatih asing. Pengalaman dan pemahaman mendalam Lampard terhadap budaya klub dinilai krusial untuk menstabilkan ruang ganti yang kerap bergejolak, terutama dengan banyaknya pemain muda yang baru bergabung.

Dukungan dari mantan pemain seperti Cole ini menambah bobot pada daftar panjang pendukung Lampard di kalangan fans dan legenda klub. Mereka berharap penunjukan Lampard dapat mengembalikan identitas dan gairah yang sempat hilang di Stamford Bridge.

Dua Periode Lampard di Stamford Bridge

Frank Lampard bukanlah nama baru di kursi panas Stamford Bridge, ia telah dua kali menjabat sebagai juru taktik The Blues. Periode pertamanya berlangsung dari Agustus 2019 hingga Januari 2021, di mana ia berhasil membawa tim muda Chelsea menembus zona Liga Champions di tengah sanksi transfer yang membatasi pergerakan klub.

Namun, periode kedua Lampard sebagai pelatih interim pada April 2023 setelah Graham Potter dipecat, berakhir tanpa hasil memuaskan. Dalam periode singkat tersebut, Lampard gagal memberikan kemenangan signifikan, yang membuat banyak pihak meragukan kapasitasnya sebagai manajer tingkat atas.

Meskipun rekam jejaknya sebagai manajer belum sempurna, Cole dan sebagian besar basis penggemar Chelsea meyakini bahwa Lampard kini lebih matang dan siap menghadapi tekanan. Mereka berharap kesempatan baru ini dapat mengembalikan kejayaan “Super Frank” sebagai pelatih, layaknya saat ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub London Barat tersebut.

Selain Lampard, sejumlah nama pelatih top Eropa lainnya juga disebut-sebut masuk dalam daftar buruan manajemen Chelsea. Namun, bagi sebagian besar fans, kembalinya Lampard dianggap sebagai solusi tercepat untuk mengakhiri krisis identitas yang melanda klub.