Uptodai.com - Eksel Runtukahu Timnas Indonesia kini menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola tanah air usai performa gemilangnya bersama Persija Jakarta. Penyerang berusia 27 tahun tersebut tampil meledak saat menghadapi Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-27 Super League.

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (11/4/2026) malam WIB, Eksel membuktikan kualitasnya sebagai ujung tombak lokal yang mematikan. Ia berhasil menyumbangkan dua gol indah yang mengunci kemenangan telak 3-0 untuk tim Macan Kemayoran. Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi Persija di hadapan puluhan ribu pendukung setianya, The Jakmania.

Gemilang di SUGBK Kontra Persebaya Surabaya

Pelatih Mauricio Souza memberikan kepercayaan penuh kepada Eksel Runtukahu untuk turun sebagai starter sejak menit awal pertandingan. Eksel tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dengan menunjukkan mobilitas tinggi di lini pertahanan lawan. Gol pertamanya lahir pada menit ke-54 melalui sebuah tendangan melengkung yang gagal diantisipasi kiper Persebaya.

Ketajaman mantan pemain Barito Putera ini kembali terlihat pada menit ke-76 melalui sebuah sontekan manis yang menggetarkan jala gawang lawan. Sementara itu, satu gol pelengkap kemenangan Persija Jakarta dicetak oleh Allano Lima melalui titik putih pada menit ke-16. Penampilan impresif ini langsung memicu gelombang dukungan agar Eksel segera mendapat panggilan dari skuad Garuda.

Publik menilai bahwa Eksel memiliki karakteristik penyerang modern yang berani berduel dan memiliki penempatan posisi yang sangat baik. Keberhasilannya mencetak dua gol dalam laga krusial ini menjadi bukti bahwa striker lokal masih mampu bersaing di kasta tertinggi. Hal inilah yang memicu spekulasi mengenai masa depannya di level internasional.

Respon Eksel Runtukahu Terkait Panggilan Timnas Indonesia

Menanggapi besarnya harapan publik agar dirinya berseragam Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu memilih untuk tetap rendah hati. Ia mengaku tidak ingin terlalu terbebani dengan ekspektasi tersebut dan lebih fokus memberikan kontribusi maksimal bagi Persija. Baginya, panggilan negara adalah sebuah kehormatan yang akan datang di waktu yang tepat.

“Ya, saya sebenarnya tidak terlalu berharap muluk-muluk untuk ke arah situ,” ujar Eksel dalam sesi konferensi pers pascalaga. Namun, ia menegaskan kesiapannya jika sewaktu-waktu tenaga dan kemampuannya dibutuhkan oleh pelatih John Herdman. Ia berjanji akan memberikan seluruh kemampuan terbaiknya demi lambang Garuda di dada.

Peluang Eksel untuk masuk ke tim nasional memang terbuka lebar, terutama menjelang turnamen Piala AFF pada Juli-Agustus 2026 mendatang. Pelatih John Herdman dikabarkan tengah memantau pemain-pemain potensial dari kompetisi domestik untuk memperkuat kedalaman skuad. Dengan tinggi badan 179 sentimeter, Eksel memiliki profil fisik yang cukup ideal untuk bersaing di level Asia Tenggara.

Persaingan Lini Depan dan Taktik Mauricio Souza

Keberhasilan Eksel mencetak dua gol ini terasa sangat spesial mengingat perjalanannya musim ini tidak selalu mulus. Sebelum laga kontra Persebaya, ia sempat menepi dari susunan pemain utama dalam sembilan pertandingan terakhir Persija Jakarta. Mauricio Souza lebih sering memasang nama-nama seperti Gustavo Almeida atau Alaeddine Ajaraie di lini depan.

Meski sempat kehilangan menit bermain, Eksel tetap menunjukkan profesionalisme tinggi selama sesi latihan rutin. Ketekunan tersebut akhirnya membuahkan hasil manis ketika ia kembali dipercaya menghuni lini serang sejak menit pertama. Kini, koleksi golnya telah mencapai angka enam gol, sebuah catatan yang cukup impresif bagi pemain yang sempat menghuni bangku cadangan.

Persaingan di lini depan Persija Jakarta memang sangat ketat, namun Eksel membuktikan bahwa dirinya adalah opsi yang sangat berharga. Dengan performa yang terus menanjak, bukan tidak mungkin ia akan menjadi pilihan utama secara reguler di sisa musim ini. Para pendukung Persija tentu berharap ketajaman Eksel terus berlanjut demi membawa tim finis di posisi terbaik klasemen.