Uptodai.com - Perjalanan luar biasa Como 1907 di kancah domestik Italia terus menarik perhatian. Tidak hanya berhasil menembus zona Eropa di Serie A, kini fokus tim asuhan Cesc Fabregas beralih ke kompetisi piala domestik.

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, menegaskan ambisinya untuk bawa Como lolos perempat final Coppa Italia, meskipun ia terus mewanti-wanti timnya agar tidak terlena dengan euforia kemenangan beruntun. Fabregas menekankan bahwa mentalitas tim harus tetap rendah hati, terutama saat menghadapi tantangan besar berikutnya, yakni Fiorentina.

Wanti-Wanti Fabregas: Jauhi Pikiran Berbahaya

Fabregas menyadari betul bahwa tren positif yang sedang dinikmati timnya dapat menjadi pedang bermata dua. Setelah sukses mengalahkan Torino dalam laga Serie A, animo penggemar melonjak tinggi, bahkan mulai membicarakan peluang Como bersaing di papan atas klasemen liga.

“Saat Anda merasa akan unggul sebelum masuk lapangan, justru itu pikiran berbahaya. Kami sedang dalam proses untuk terus maju, konsisten, dan coba menang,” ujar Cesc Fabregas dalam konferensi pers, dikutip Selasa (27/1/2026).

Mantan gelandang Barcelona dan Arsenal itu menambahkan bahwa tidak ada satu pun pertandingan yang mudah, terlepas dari rekor pertemuan sebelumnya. Apalagi, mereka harus segera bersiap menatap laga penting melawan Fiorentina pada hari Selasa mendatang yang menentukan langkah mereka di Coppa Italia.

Mengarungi Peta Persaingan Serie A yang Ketat

Konteks ambisi Fabregas ini tidak terlepas dari performa fantastis Como di Serie A. Selepas kemenangan besar atas Torino, Biancoblu kini bertengger di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 40 poin.

Posisi ini menempatkan Como dalam jalur perebutan tiket Eropa, sebab selisih dengan Atalanta di bawahnya mencapai 5 poin. Sementara itu, jarak dengan Juventus yang berada di posisi kelima hanya terpaut 2 poin.

Bahkan, Como berpeluang menyalip AS Roma dan Napoli, yang saat ini sama-sama mengumpulkan 43 poin, apabila kedua klub raksasa tersebut terpeleset dalam laga Serie A akhir pekan ini. Konsistensi ini menjadi modal berharga saat mereka harus bertarung di ajang piala.

Menantang Fiorentina dengan Modal Rekor Apik

Laga babak 16 besar Coppa Italia melawan Fiorentina menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad Como. Fabregas berharap anak asuhnya dapat mengulang catatan superior mereka saat bersua La Viola sepanjang tahun lalu.

Secara statistik, Como tergolong superior atas Fiorentina, dengan rekor dua kali kemenangan dalam pertemuan sepanjang musim sebelumnya. Kemenangan ini memberikan suntikan moral, namun Fabregas tetap meminta timnya waspada karena kompetisi piala selalu menghadirkan kejutan.

Salah satu sosok yang paling mencolok dalam kedua kemenangan tersebut adalah gelandang muda Como, Nico Paz. Pemain asal Argentina ini konsisten membuat peluang-peluang berbahaya, bahkan selalu berhasil mencetak asis dan gol dalam dua laga terakhir melawan Fiorentina.

Jalur Berat Menuju Semifinal

Jika Como berhasil mengalahkan Fiorentina dan mewujudkan ambisi Fabregas bawa Como lolos perempat final Coppa Italia, lawan berat sudah menanti di babak selanjutnya. Napoli tengah menunggu siapa pun yang berhasil lolos dari duel Como kontra Fiorentina.

Sementara itu, pertandingan dari tim-tim lain yang telah memastikan tempat di perempat final Coppa Italia juga menyajikan duel-duel sengit. Di antaranya adalah Inter Milan yang akan menghadapi Torino, Atalanta melawan Juventus, serta Bologna yang akan menjamu Lazio.

Perjalanan Como di Coppa Italia ini bukan hanya tentang piala, melainkan juga tentang memperkuat mentalitas pemenang. Ini adalah kesempatan bagi Fabregas untuk membuktikan bahwa Como bukan hanya kuda hitam di liga, tetapi juga pesaing serius di kompetisi piala domestik.