Uptodai.com - Klub raksasa Liga Super Thailand, Bangkok United, kini tengah menjadi sorotan utama, terutama setelah menduetkan dua nama besar yang memiliki latar belakang berbeda. Perbincangan mengenai Gaji Pratama Arhan Rivaldinho di klub berjuluk The Angels tersebut menjadi topik hangat yang memicu rasa penasaran publik sepak bola nasional dan internasional. Kedua pemain ini, meskipun berbeda posisi dan asal, sama-sama membawa ekspektasi tinggi bagi paruh kedua musim 2025-2026.

Arhan, bek kiri andalan Timnas Indonesia, telah lebih dulu bergabung sejak Januari 2025, menandai babak baru kariernya di Asia Tenggara. Sementara itu, Rivaldinho, putra dari legenda Brasil Rivaldo, baru resmi didatangkan pada 7 Januari 2026. Kehadiran mereka memicu spekulasi luas mengenai perbandingan kesejahteraan finansial yang diterima oleh dua bintang ikonik Asia Tenggara dan Amerika Latin ini.

Pratama Arhan: Nilai Kontrak Setelah Hijrah dari K-League

Pratama Arhan memutuskan untuk melanjutkan kariernya di Thailand setelah menyelesaikan masa baktinya di Suwon FC, Korea Selatan. Keputusan bek berusia 23 tahun ini terbukti jitu, sebab ia langsung menjadi pilar penting di lini belakang Bangkok United. Dalam setengah musim pertamanya, Arhan sukses mencatatkan 15 penampilan di semua kompetisi, termasuk sumbangsih empat assist yang krusial bagi tim.

Meskipun nilai kontrak resmi Arhan dirahasiakan oleh manajemen klub, besaran gajinya dapat ditaksir melalui rekam jejak transfernya di Asia. Liga Korea pernah merilis data bahwa rata-rata gaji pemain asing di K-League berada di kisaran 775,3 juta won, yang setara dengan sekitar Rp9 miliar per tahun. Berdasarkan peningkatan performa dan statusnya sebagai pemain kunci di Asia Tenggara, Arhan diyakini menerima kompensasi yang lebih tinggi di Thailand.

Di Bangkok United, estimasi gaji tahunan Arhan diperkirakan mencapai angka konservatif Rp10 miliar. Angka fantastis ini menempatkan dirinya sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi dari Asia Tenggara yang merumput di Liga Thailand. Jika dibedah lebih lanjut, pemain kelahiran Blora ini diperkirakan membawa pulang sekitar Rp800 juta setiap bulannya.

Rivaldinho: Standar Gaji Penyerang Asing Utama

Kedatangan Rivaldinho membawa aura kebintangan yang berbeda, mengingat latar belakang keluarganya yang legendaris di dunia sepak bola. Striker Brasil ini didatangkan dari klub China, Qingdao Red Lions, dengan catatan produktif enam gol dari 19 laga pada musim 2025. Pengalamannya bermain di liga-liga Eropa, seperti FCV Farul Constanta dan Universitatea Craiova, juga turut mendongkrak nilai tawarnya di pasar Asia.

Rivaldinho memiliki standar gaji yang cukup kompetitif di level Asia, terutama untuk posisi penyerang asing utama. Sebagai ilustrasi, pada tahun 2020, ia pernah menolak tawaran dari klub Vietnam yang bernilai 500.000 USD, atau sekitar Rp7,3 miliar per tahun. Penolakan tersebut menunjukkan ambisi Rivaldinho untuk bermain di liga yang lebih bergengsi dan secara finansial lebih menguntungkan seperti Thailand atau Jepang.

Mengingat Rivaldinho bergabung dengan Bangkok United pada 2026 sebagai penyerang asing utama, nilai kontraknya diprediksi jauh melampaui angka penolakan di Vietnam tersebut. Analis sepak bola memperkirakan bahwa gaji tahunan Rivaldinho berpotensi menyentuh angka Rp11 hingga Rp12 miliar. Statusnya sebagai pemain Brasil dengan pengalaman Eropa menjadikannya komoditas mahal di bursa transfer Liga Super Thailand.

Perbandingan Kontras Gaji Pratama Arhan Rivaldinho

Jika estimasi ini akurat, meskipun kisaran gaji keduanya berada di level yang sangat tinggi, Rivaldinho kemungkinan sedikit unggul dari Pratama Arhan. Perbedaan tipis ini wajar terjadi mengingat Rivaldinho berposisi sebagai striker asing utama yang biasanya menerima kompensasi tertinggi di tim, sesuai dengan tuntutan produktivitas gol. Sementara Arhan, sebagai bek sayap, memiliki nilai tawar yang berbeda.

Namun, terlepas dari perbandingan finansial, duet antara lemparan ke dalam maut Arhan dan ketajaman Rivaldinho kini menjadi kombinasi yang paling dinantikan oleh suporter Bangkok United di sisa musim ini. Keduanya adalah investasi besar klub untuk merebut gelar juara Liga Super Thailand 2025/2026.