Uptodai.com - Isu mengenai kepindahan bek asal Argentina, Gaston Avila ke Persib Bandung, sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan Bobotoh. Spekulasi ini muncul seiring dengan rumor yang menyebutkan bahwa salah satu pilar pertahanan Maung Bandung, Federico Barba, mungkin akan meninggalkan klub pada jendela transfer mendatang.

Ketertarikan publik sepak bola Indonesia terhadap Avila bukan tanpa alasan. Situasi kariernya yang tidak menentu di Eropa, terutama setelah ia gagal bersinar di raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, menjadikannya target spekulasi yang ideal untuk klub-klub Asia Tenggara yang membutuhkan pemain asing berkualitas di lini belakang.

Ajax Buka Pintu Keluar, Karier Gaston Avila Sempat di Ujung Tanduk

Gaston Avila dipastikan tidak masuk dalam rencana jangka pendek Ajax Amsterdam. Klub berjuluk De Godenzonen tersebut secara resmi membuka jalan keluar bagi bek berusia 24 tahun ini setelah ia kesulitan mendapatkan menit bermain yang konsisten di Eredivisie.

Meskipun memiliki potensi besar, minimnya kesempatan bermain membuat manajemen Ajax harus memutar otak. Upaya penyelamatan karier sempat dilakukan melalui skema peminjaman ke Fortaleza, sebuah klub di Liga Brasil. Sayangnya, hasil dari masa peminjaman tersebut justru jauh dari harapan.

Fortaleza bahkan harus mengalami degradasi, yang membuat Avila kembali ke Belanda dalam situasi serba tidak pasti. Keadaan ini membuat namanya semakin santer dikaitkan dengan klub-klub di luar Eropa, termasuk kemungkinan menggantikan peran Barba di jantung pertahanan Persib.

Keputusan Emosional Gaston Avila di Hadapan Publik Argentina

Alih-alih memilih tawaran dari Asia, media Belanda, Voetbalprimeur, melaporkan bahwa Ajax akhirnya menyetujui peminjaman Avila dengan durasi yang cukup panjang, yaitu hingga akhir tahun 2026. Namun, destinasi yang dipilih sang bek ternyata adalah tanah kelahirannya.

Dalam perkembangan terbaru, Gaston Avila telah resmi bergabung kembali dengan Rosario Central, klub yang membesarkan namanya di Liga Argentina. Kepulangannya disambut dengan emosi mendalam, sesuatu yang ia ungkapkan secara terbuka di hadapan pers.

“Saya sangat senang berada di sini. Sejujurnya, sudah lama sekali saya tidak merasakan perasaan luar biasa saat tiba di sebuah klub, dan sekarang kita akan menikmatinya sepenuhnya,” ujar Avila, dikutip dari kanal YouTube resmi Rosario Central. Ia menekankan bahwa proses kembali ke Central bukanlah hal yang mudah atau instan.

Avila menjelaskan bahwa banyak faktor yang sempat menghambat kepulangannya, meskipun keinginan untuk kembali sudah ada sejak lama. Ia dan pihak klub harus berjuang keras, bersaing dengan beberapa tawaran lain yang masuk, demi mewujudkan transfer emosional ini.

Sinyal Jelas Jauhi Rumor Gaston Avila Persib Bandung

“Sejujurnya, karena berbagai situasi, hal ini tidak dapat terwujud, dan tahun ini kami benar-benar melakukan segala yang mungkin untuk berada di sini. Kami bersaing dengan beberapa tawaran dan syukurlah itu mungkin, dan hari ini kami berada di sini,” jelasnya.

Pernyataan Avila yang paling mencuri perhatian datang saat ia menegaskan sikap profesionalismenya di tengah kerasnya industri sepak bola. Ia mengindikasikan bahwa meskipun tawaran dari klub manapun bisa datang, prioritasnya saat ini sudah jelas, yaitu membangun kembali performa terbaiknya di Argentina.

Keputusan untuk kembali ke Rosario Central dengan status pinjaman jangka panjang hingga 2026 secara efektif menepis spekulasi yang menghubungkannya dengan Persib Bandung. Fokus Avila saat ini adalah membangun kembali kariernya di lingkungan yang ia kenal baik.

Dengan masa peminjaman yang terikat hingga 2026, kecil kemungkinan Avila akan tersedia di Bursa Transfer Liga 1 dalam waktu dekat. Hal ini sekaligus memberikan sinyal bahwa Maung Bandung harus mengalihkan fokus perburuan bek asing mereka ke nama-nama lain, terlepas dari situasi Federico Barba.