Hasil Pertandingan Lazio vs Milan: Rossoneri Tumbang di Olimpico
Uptodai.com - Hasil pertandingan Lazio vs Milan yang berlangsung di Stadion Olimpico berakhir dengan pil pahit bagi kubu tim tamu. Skuad asuhan Massimiliano Allegri harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk tipis dari tuan rumah dalam lanjutan Serie A 2025/2026. Kekalahan ini membuat ambisi Rossoneri untuk mengejar sang pemuncak klasemen menjadi semakin berat.
Atmosfer stadion yang bergemuruh memberikan suntikan energi bagi Lazio sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim awalnya bermain cukup hati-hati dengan tempo sedang demi menjaga kedalaman pertahanan masing-masing. Namun, tim berjuluk Biancocelesti tersebut perlahan mulai menemukan celah di lini belakang Milan yang tampak kurang koordinasi.
Dominasi Gustav Isaksen di Babak Pertama
Lazio memberikan ancaman serius pertama mereka pada menit ke-12 melalui aksi individu Gustav Isaksen. Pemain asal Denmark tersebut melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang Mike Maignan. Meski bola sempat liar, wasit segera meniup peluit karena terjadi pelanggaran handsball dalam proses serangan tersebut.
AC Milan tidak tinggal diam dan mencoba membalas melalui skema bola mati sepuluh menit kemudian. Bek sayap mereka, Estupinan, memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan tajam ke arah gawang. Sayangnya, bola masih melenceng tipis di sisi gawang Lazio yang dikawal ketat oleh kiper mereka.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-26 lewat aksi gemilang Gustav Isaksen yang kembali menjadi momok bagi pertahanan Milan. Isaksen melakukan tusukan mematikan dari sisi kanan sebelum melepaskan sepakan akurat yang gagal dihalau Maignan. Gol tersebut membawa Lazio unggul 1-0 dan mengubah dinamika permainan secara keseluruhan.
Tertinggal satu gol memaksa AC Milan untuk bermain lebih terbuka dan meningkatkan intensitas serangan. Rafael Leao dan kawan-kawan mencoba mengurung pertahanan lawan, namun disiplin tinggi pemain Lazio membuat peluang berbahaya sulit tercipta. Hingga turun minum, skor keunggulan tipis untuk tuan rumah tetap tidak berubah.
Drama VAR dan Kegagalan Strategi Allegri
Memasuki babak kedua, AC Milan langsung mengambil inisiatif serangan dengan melakukan tekanan tinggi sejak awal. Christian Pulisic mendapatkan dua peluang emas di lima menit pertama melalui sepakan keras dari luar kotak penalti. Namun, ketangguhan kiper Motta dalam mengamankan gawang membuat upaya pemain asal Amerika Serikat itu sia-sia.
Melihat timnya buntu, Massimiliano Allegri melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Niclas Fullkrug dan Christopher Nkunku. Kehadiran dua pemain bertipe menyerang ini diharapkan mampu memberikan dimensi baru dalam mendobrak tembok pertahanan Lazio. Milan pun mulai mendominasi penguasaan bola di area tengah lapangan.
Harapan pendukung Milan sempat melambung tinggi ketika Athekame berhasil menggetarkan jala gawang Lazio pada menit ke-75. Namun, kegembiraan tersebut hanya bertahan sekejap karena wasit meninjau ulang proses gol melalui VAR. Wasit akhirnya menganulir gol tersebut karena Athekame dianggap melakukan handsball sebelum menceploskan bola.
Keputusan VAR tersebut seolah meruntuhkan mentalitas para pemain Rossoneri yang terus berupaya menyamakan kedudukan. Di sisa waktu pertandingan, Milan terus menggempur pertahanan Lazio dengan berbagai variasi serangan dari sisi sayap. Namun, solidnya lini belakang tuan rumah memastikan skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Implikasi Kekalahan Milan di Klasemen Serie A
Kekalahan menyakitkan ini memberikan dampak signifikan bagi posisi AC Milan di tabel klasemen sementara. Rossoneri kini tertahan di peringkat kedua dengan koleksi 60 poin dari pertandingan yang telah dijalani. Mereka gagal memanfaatkan momentum untuk memangkas selisih poin dengan Inter Milan yang berada di puncak.
Saat ini, AC Milan tertinggal delapan angka dari rival sekotanya tersebut dalam perburuan gelar Scudetto musim ini. Jarak yang cukup lebar ini menuntut Milan untuk tampil sempurna di laga-laga sisa jika masih ingin menjaga asa juara. Sementara itu, bagi Lazio, tambahan tiga poin ini sangat krusial untuk memperbaiki posisi mereka.
Kemenangan di kandang sendiri membawa Lazio merangkak naik ke peringkat sembilan dengan raihan total 40 poin. Hasil positif ini sekaligus memutus tren negatif mereka dalam beberapa pertandingan terakhir di liga domestik. Lazio kini mulai menatap persaingan di zona kompetisi Eropa untuk musim depan.