John Herdman Pantau Calon Naturalisasi di Laga Persib vs Malut
Uptodai.com - Pertandingan sengit antara Persib Bandung dan Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi sorotan bukan hanya karena tensi laga, tetapi juga kehadiran sosok penting di tribun kehormatan. John Herdman pantau calon naturalisasi serta sejumlah bintang Timnas Indonesia yang berlaga di ajang Super League tersebut.
Pelatih Skuad Garuda ini terlihat serius mengamati setiap pergerakan pemain di lapangan pada Jumat (6/2/2026). Kunjungan Herdman ke Bandung merupakan bagian dari agenda safari klub yang telah ia jalani secara intensif, baik di dalam negeri maupun lawatan ke Eropa.
Sebelumnya, Herdman diketahui telah melakukan perjalanan panjang ke Benua Biru untuk bertemu dan memantau beberapa pemain keturunan potensial. Nama-nama seperti Kevin Diks, Dean James, dan Jay Idzes menjadi target utama yang ia kunjungi di beberapa negara, termasuk Jerman, Belanda, dan Italia.
Agenda Rahasia John Herdman di Kota Kembang
Dalam kunjungannya ke Bandung, John Herdman tidak datang sendirian. Ia didampingi oleh tim analis Timnas Indonesia, termasuk Dzikry Lazuardi, yang baru direkrut dari Persija Jakarta.
Kehadiran tim teknis ini menunjukkan keseriusan dalam memetakan potensi pemain yang berlaga di kompetisi domestik untuk persiapan timnas ke depan. Proses pemantauan ini sangat detail, mencakup aspek fisik, taktik, dan mentalitas bermain.
Fokus utama pemantauan tentu tertuju pada para pemain yang sudah menjadi langganan Timnas Indonesia. Nama-nama seperti Beckham Putra Nugraha, Thom Haye, Eliano Reijnders, hingga Sayuri Bersaudara menjadi target utama yang performanya harus diukur secara langsung di bawah tekanan kompetisi Liga 1.
Sinyal Kuat Naturalisasi Non-Keturunan: David Da Silva dan Ciro Alves
Namun, hal yang paling menarik perhatian publik dan memicu spekulasi adalah pemantauan terhadap dua penyerang asing Persib Bandung. David Da Silva dan Ciro Alves, yang selama ini menjadi mesin gol Maung Bandung, tampak masuk dalam radar pengamatan Herdman.
Dua pemain asal Brasil yang sangat berpengaruh ini dikabarkan tengah menjalani proses untuk mendapatkan paspor Indonesia. Keduanya telah membuktikan kualitas dan loyalitas mereka di Liga 1, bahkan menjadi kunci keberhasilan Persib meraih dua trofi penting.
Jika proses naturalisasi David Da Silva dan Ciro Alves berhasil, ini akan menandai perubahan kebijakan signifikan di tubuh Timnas Indonesia. Sejak berada di bawah naungan pelatih sebelumnya pada 2020, Skuad Garuda cenderung menghindari naturalisasi pemain yang tidak memiliki garis keturunan Indonesia.
Menilik Kebijakan Naturalisasi Era Baru
Keputusan untuk mempertimbangkan penyerang murni seperti Da Silva dan Alves mengindikasikan adanya kebutuhan mendesak di lini serang Skuad Garuda. Keduanya dianggap mampu memberikan dampak instan di level internasional.
Pemain naturalisasi terakhir yang memenuhi syarat melalui jalur tinggal lima tahun di Indonesia adalah Marc Klok. Walaupun Klok memiliki keturunan Indonesia, ia harus melewati proses administrasi yang sangat rumit karena garis keturunan yang sudah terlampau jauh.
Kasus Marc Klok menjadi contoh betapa ketatnya regulasi PSSI terkait pemain keturunan. Oleh karena itu, langkah John Herdman memantau pemain yang murni melalui jalur naturalisasi non-keturunan ini menjadi sebuah terobosan baru yang patut dicermati.
Persiapan Debut John Herdman di FIFA Series
Seluruh pemantauan pemain domestik dan internasional ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan John Herdman menjelang debut resminya. Ia tengah mempersiapkan Skuad Garuda untuk ajang FIFA Series yang akan digelar di Tanah Air.
Turnamen mini yang diselenggarakan langsung oleh FIFA ini dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026 mendatang. Timnas Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah dan menjamu tiga tim internasional yang memiliki gaya bermain berbeda.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St Kitts and Nevis dalam rangkaian pertandingan tersebut. Kehadiran pemain baru, baik dari jalur keturunan yang sudah dipantau di Eropa, maupun potensi naturalisasi dari Liga 1, diharapkan mampu memperkuat fondasi timnas dalam laga-laga internasional perdananya di bawah kepemimpinan Herdman.