Bojan Hodak Ungkap Penyebab Kekalahan Persib Bandung dari Ratchaburi
Uptodai.com - Kekalahan Persib Bandung dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 menyisakan luka mendalam bagi tim dan suporter. Berlaga di Stadion Ratchaburi, Thailand, pada Rabu (11/2/2026), Maung Bandung harus menyerah dengan skor telak 0-3. Hasil minor ini menempatkan skuad asuhan Bojan Hodak dalam posisi sulit untuk melaju ke babak berikutnya.
Tuan rumah tampil dominan sejak peluit pertama berbunyi dan langsung menekan pertahanan tim tamu. Dua gol dari Tana serta satu sumbangan gol dari Gabriel Mutombo memastikan kemenangan meyakinkan bagi klub asal Thailand tersebut. Persib bahkan sudah tertinggal saat pertandingan baru berjalan enam menit setelah gawang Teja Paku Alam kebobolan lebih awal.
Masalah Konsentrasi dan Ritme Permainan yang Lambat
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai anak asuhnya tidak memulai pertandingan dengan intensitas yang diharapkan. Ia menyebut para pemain terlambat menemukan ritme permainan sehingga harus menghadapi tekanan bertubi-tubi sejak menit awal. Kondisi ini membuat organisasi pertahanan menjadi rapuh dan mudah ditembus oleh lini serang lawan.
Bojan mengakui bahwa performa timnya sangat buruk, terutama pada sepuluh menit pertama jalannya laga. Kelalaian dalam mengantisipasi serangan cepat lawan membuat mental bertanding pemain sedikit goyah. Meskipun sempat mencoba bangkit, Persib tetap kesulitan keluar dari tekanan hebat yang diberikan Ratchaburi FC.
Setelah tertinggal satu gol, Persib sebenarnya berupaya meningkatkan intensitas serangan untuk menyamakan kedudukan. Sejumlah peluang emas berhasil mereka ciptakan melalui skema serangan balik dan permainan terbuka. Namun, penyelesaian akhir yang buruk menjadi kendala utama bagi tim kebanggaan warga Jawa Barat ini.
Salah satu momen krusial terjadi ketika tendangan jarak jauh Luciano Guaycochea hampir merobek jala lawan. Sayangnya, bola hanya membentur tiang gawang dan gagal membuahkan skor bagi Maung Bandung. Bojan menyesalkan kegagalan timnya mengonversi peluang-peluang tersebut menjadi gol penyeimbang.
Lini Tengah Menjadi Titik Lemah Persib
Memasuki babak kedua, situasi tidak banyak berubah bagi tim tamu yang terus ditekan oleh tuan rumah. Bojan Hodak menyoroti kegagalan para pemainnya dalam memenangkan perebutan bola kedua atau second ball di lini tengah. Hal ini membuat Ratchaburi dengan mudah menguasai aliran bola dan membangun serangan berbahaya.
Kekalahan duel di sektor tengah ini memberikan ruang bagi lawan untuk melancarkan serangan balik yang mematikan. Ratchaburi memanfaatkan transisi cepat tersebut untuk menambah dua gol tambahan yang mengunci kemenangan mereka. Bojan mengakui bahwa perubahan strategi yang ia lakukan di babak kedua belum mampu membendung agresivitas lawan.
Ia menilai tim lawan sangat berbahaya ketika mendapatkan ruang terbuka di area pertahanan Persib. Kecepatan para pemain sayap Ratchaburi seringkali membuat lini belakang Maung Bandung kewalahan. Tanpa penguasaan lini tengah yang solid, Persib praktis hanya bisa bertahan dan sesekali melakukan spekulasi serangan.
Permintaan Maaf Bojan Hodak untuk Bobotoh
Hasil mengecewakan ini memicu rasa penyesalan mendalam dari sang pelatih, terutama kepada para pendukung setia. Ribuan Bobotoh diketahui hadir langsung di Thailand untuk memberikan dukungan moral bagi Marc Klok dan kawan-kawan. Bojan merasa timnya telah gagal memberikan hasil yang sepadan dengan pengorbanan para suporter.
Bojan secara terbuka meminta maaf atas hasil buruk tersebut dan mengakui keunggulan kualitas tim lawan. Ia menyebut Ratchaburi tampil lebih baik secara taktik maupun fisik pada pertandingan malam itu. Atmosfer luar biasa yang diciptakan fans di stadion sayangnya tidak mampu dikonversi menjadi kemenangan di lapangan.
Meskipun kini tertinggal agregat tiga gol, Bojan menegaskan bahwa peluang Persib belum sepenuhnya tertutup. Masih ada waktu tujuh hari bagi tim untuk melakukan evaluasi total sebelum melakoni leg kedua. Pertandingan penentuan tersebut akan digelar di kandang Persib, yang diharapkan menjadi momentum kebangkitan.
Bojan berharap dukungan penuh suporter di stadion sendiri dapat memberikan tekanan psikologis bagi lawan. Ia berjanji akan mempersiapkan tim dengan lebih matang agar bisa membalikkan keadaan dan lolos ke babak selanjutnya. Fokus utama saat ini adalah memulihkan kondisi fisik pemain dan memperbaiki koordinasi di semua lini.