Uptodai.com - Kebijakan transfer klub raksasa London Barat kembali menjadi bahan perbincangan hangat setelah munculnya kesalahan Chelsea lepas Marc Guehi beberapa musim lalu. Mantan bintang The Blues, Joe Cole, secara blak-blakan melayangkan kritik tajam terhadap keputusan manajemen yang membiarkan talenta berbakat itu pergi.

Marc Guehi merupakan produk murni akademi Chelsea yang sudah bergabung sejak usia enam tahun dan diprediksi akan menjadi pilar masa depan. Namun, perjalanan kariernya di Stamford Bridge berakhir prematur setelah ia hanya diberikan dua kesempatan tampil di tim utama sebelum akhirnya dipinjamkan ke Swansea City.

Setelah menunjukkan performa impresif di kasta kedua Liga Inggris, Chelsea justru mengambil langkah mengejutkan dengan menjualnya ke Crystal Palace seharga 18 juta pounds pada 2021. Keputusan ini kini terbukti menjadi kerugian besar bagi The Blues, mengingat perkembangan pesat sang pemain di kancah internasional.

Joe Cole Sesalkan Chelsea Buang Calon Kapten Masa Depan

Joe Cole menilai bahwa Marc Guehi memiliki segala atribut yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin di lini pertahanan Chelsea. Ia merasa heran mengapa klub lebih memilih menghabiskan dana fantastis untuk bek baru daripada mempromosikan pemain didikan sendiri.

Menurut Cole, Guehi bukan hanya sekadar pemain bertahan yang tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki ketenangan luar biasa saat menguasai bola. Karakter kepemimpinan yang ia tunjukkan di lapangan membuatnya layak dipandang sebagai sosok kapten ideal bagi tim mana pun.

“Dia datang dari Chelsea sejak usia enam tahun, kita menjualnya ke Crystal Palace dan sekarang dia berada di tim papan atas,” ujar Cole dengan nada kecewa. Ia menegaskan bahwa Chelsea seharusnya membangun fondasi tim di sekitar pemain yang memiliki keterikatan emosional dengan klub seperti Guehi.

Performa Solid Marc Guehi Bersama Manchester City

Kini, Marc Guehi telah melangkah lebih jauh dengan bergabung bersama Manchester City dan langsung memberikan dampak instan bagi tim asuhan Pep Guardiola. Dalam laga terbaru, ia bahkan berhasil mencetak gol ke gawang mantan klubnya, yang seolah menjadi pembuktian atas kualitas yang ia miliki.

Momen gol tersebut dianggap Joe Cole sebagai tamparan keras bagi kebijakan transfer Chelsea yang sering kali dianggap tidak konsisten. Chelsea telah menghabiskan ratusan juta pounds untuk merombak skuat, namun mereka justru kehilangan sosok pemimpin yang tumbuh dari rahim klub sendiri.

Kehadiran Guehi di Manchester City semakin memperkokoh lini pertahanan The Citizens yang memang sudah sangat kompetitif. Ia menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing di level tertinggi, termasuk dalam kompetisi elit seperti Liga Champions dan bersama tim nasional Inggris.

Dampak Kebijakan Transfer Terhadap Stabilitas Pertahanan

Kritik yang disampaikan Joe Cole ini mencerminkan keresahan banyak pihak mengenai arah kebijakan pengembangan pemain muda di Stamford Bridge. Terlalu sering Chelsea melepas pemain akademi yang kemudian justru meledak dan menjadi bintang di klub rival mereka.

Stabilitas lini belakang Chelsea memang menjadi persoalan yang belum sepenuhnya teratasi meskipun mereka terus mendatangkan nama-nama besar. Kehilangan pemain dengan profil seperti Guehi membuat klub harus kembali memulai proses adaptasi dengan pemain-pemain baru yang belum tentu memiliki loyalitas serupa.

Kini, Chelsea hanya bisa meratapi keputusan masa lalu sembari berusaha memperbaiki performa mereka di papan klasemen Liga Inggris. Sementara itu, Marc Guehi terus melaju kencang membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu bek tengah terbaik yang pernah disia-siakan oleh The Blues.