Klasemen Sementara Liga Italia 2025-2026: Inter dan Audero Terancam
Uptodai.com - Klasemen sementara Liga Italia 2025-2026 mengalami guncangan hebat setelah sejumlah hasil mengejutkan terjadi pada pekan pertandingan terbaru. Persaingan di papan atas maupun zona merah kini semakin memanas dan sulit diprediksi oleh para pengamat sepak bola.
Kekalahan tipis Inter Milan dari rival sekotanya, AC Milan, menjadi sorotan utama yang mengubah peta persaingan perburuan gelar Scudetto musim ini. Sementara itu, nasib kiper keturunan Indonesia, Emil Audero, kini berada di ujung tanduk bersama klubnya yang terus merosot.
Emil Audero dan Ancaman Degradasi Cremonese
Emil Audero kembali tampil sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang Cremonese saat bertandang ke markas Lecce pada Minggu (8/3/2026). Sayangnya, I Grigiorossi harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 1-2 di Stadio Via del Mare.
Hasil negatif ini berdampak sangat fatal bagi posisi Cremonese dalam klasemen sementara Liga Italia 2025-2026. Pasalnya, Lecce merupakan pesaing langsung mereka dalam upaya menjauh dari zona degradasi yang sangat kejam musim ini.
Akibat kekalahan tersebut, klub yang dibela Audero kini terjerembab ke peringkat ke-18 klasemen sementara. Mereka tercatat belum pernah merasakan kemenangan lagi sejak Desember tahun lalu, sebuah catatan yang sangat mengkhawatirkan bagi manajemen klub.
Masa depan Emil Audero di kasta tertinggi Italia pun kini menjadi tanda tanya besar bagi banyak pihak. Jika Cremonese gagal bertahan di Serie A, kemungkinan besar status permanen sang penjaga gawang tidak akan dilanjutkan oleh pihak klub.
Panasnya Derby della Madonnina dan Peta Persaingan Scudetto
Beralih ke papan atas, Inter Milan mulai merasakan napas AC Milan yang semakin mendekat di posisi kedua. Kekalahan 0-1 dalam duel bertajuk Derby della Madonnina akhir pekan kemarin menjadi penyebab utama goyahnya posisi Nerazzurri.
Gol tunggal yang dilesakkan oleh Pervis Estupinan memastikan Rossoneri membawa pulang tiga poin krusial dari laga penuh gengsi tersebut. Meskipun Inter masih memimpin klasemen sementara Liga Italia 2025-2026, keunggulan mereka kini terpangkas menjadi tujuh poin saja.
AC Milan melihat kemenangan ini sebagai momentum emas untuk terus menekan sang rival dalam sepuluh pekan tersisa. Pasukan merah-hitam tersebut optimis bisa mengejar ketertinggalan poin jika Inter kembali terpeleset di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Kebangkitan Juventus di Bawah Luciano Spalletti
Juventus juga mendapatkan keuntungan besar dari dinamika yang terjadi di papan atas klasemen. Skuad asuhan Luciano Spalletti tampil beringas dengan menghancurkan Pisa lewat skor telak 4-0 tanpa perlawanan berarti.
Kemenangan besar ini membuat Si Nyonya Tua kini mengintai posisi empat besar dengan jarak hanya satu poin. Spalletti tampaknya mulai menemukan formula yang tepat untuk mengembalikan mental juara ke dalam skuad Juventus yang sempat inkonsisten.
Di sisi lain, kejutan datang dari Como yang berhasil merangsek ke peringkat keempat menggeser posisi AS Roma. Kegagalan Roma meraih poin saat melawan Genoa membuat persaingan memperebutkan tiket Liga Champions menjadi sangat terbuka bagi tim mana pun.
Pertemuan antara Como dan Roma pada akhir pekan mendatang diprediksi akan menjadi laga hidup mati bagi kedua tim. Juventus tentu berharap kedua tim tersebut berbagi angka agar mereka bisa menyodok masuk ke zona elit Eropa.
Nasib Jay Idzes Bersama Sassuolo
Kabar kurang sedap juga datang dari bek Timnas Indonesia lainnya, Jay Idzes, yang merumput bersama Sassuolo. Rangkaian tren positif Neroverdi harus terhenti secara mendadak setelah menelan kekalahan pada laga Selasa (10/3/2026) dini hari WIB.
Kekalahan ini memaksa Sassuolo turun ke peringkat kesembilan dalam klasemen sementara Liga Italia 2025-2026. Padahal, sebelumnya mereka sempat mencatatkan tiga kemenangan beruntun yang membawa tim naik cukup signifikan di tabel peringkat.
Jay Idzes dan kolega kini harus bekerja ekstra keras untuk kembali ke jalur kemenangan demi menjaga asa finis di zona kompetisi Eropa. Persaingan di papan tengah Serie A musim ini terbukti sangat ketat dengan selisih poin yang sangat tipis antar klub.