Tinggal Peresmian? Maarten Paes Terlihat di Johan Cruijff Arena
Uptodai.com - Rumor mengenai transfer penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, menuju klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, kini semakin mendekati kenyataan. Sinyal paling jelas muncul ketika Maarten Paes terlihat di Johan Cruijff Arena, markas kebanggaan Ajax, pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.
Kehadiran sang kiper di tribun kehormatan itu terjadi saat De Godenzonen menjamu wakil Yunani, Olympiacos, dalam lanjutan Liga Champions 2025-2026. Paes, yang baru saja merampungkan proses naturalisasinya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), tampak serius mengamati jalannya pertandingan yang berakhir dengan kekalahan tipis bagi tuan rumah.
Sinyal Kuat Kepindahan Maarten Paes ke Ajax
Momen Paes menyaksikan pertandingan secara langsung di Amsterdam secara efektif mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depannya di MLS bersama FC Dallas. Bukti transfer ini semakin kuat lantaran Paes tidak duduk sendirian di bangku penonton kehormatan. Ia didampingi oleh Patrick Lodewijks, sosok yang dikenal sebagai pelatih kiper Timnas Belanda.
Pendampingan oleh pelatih kiper sekelas Lodewijks mengindikasikan bahwa Paes sudah berada dalam lingkaran internal klub atau setidaknya dalam proses negosiasi akhir. Kehadiran Paes di lokasi tersebut, hanya beberapa hari setelah laporan detail kontraknya bocor ke publik, memperkuat dugaan bahwa pengumuman resmi hanya tinggal menunggu waktu.
Sebelumnya, pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, telah mengonfirmasi bahwa Ajax dan FC Dallas telah mencapai kesepakatan. Kesepakatan tersebut mencakup kontrak permanen bagi Paes hingga Juni 2029. Dengan catatan 128 penampilan di Amerika Serikat, kiper berusia 27 tahun ini dianggap sebagai solusi jangka panjang untuk masalah penjaga gawang Ajax.
Misi Kebangkitan di Tengah Keterpurukan De Godenzonen
Meskipun kehadiran Paes memberikan suntikan optimisme bagi para penggemar, hasil di lapangan Johan Cruijff Arena justru menunjukkan kondisi Ajax yang sedang terpuruk. Klub legendaris Belanda itu harus mengakui keunggulan Olympiacos, yang sekaligus memastikan mereka gagal melaju ke babak play-off Liga Champions musim ini.
Keterpurukan Ajax memang cukup dalam pada musim 2025/2026. Mereka terdampar di peringkat ke-32 klasemen fase liga setelah menderita enam kekalahan. Oleh karena itu, kedatangan Paes merupakan bagian krusial dari rencana jangka panjang Ajax untuk melakukan perombakan besar dan kembali bersaing di papan atas Eropa.
Manajemen klub melihat Paes bukan hanya sebagai penjaga gawang yang berkualitas, tetapi juga sebagai figur yang dapat membawa energi baru dan mentalitas kemenangan. Jika Ajax berhasil bangkit dan kembali ke kompetisi kasta tertinggi Eropa musim depan, Paes berpotensi besar mencatatkan sejarah yang sangat spesial.
Potensi Rekor Sejarah bagi Timnas Indonesia
Publik sepak bola tanah air sering membandingkan potensi rekor Paes di Liga Champions dengan pencapaian Kevin Diks. Namun, terdapat perbedaan mendasar yang membuat kontribusi Paes nantinya akan jauh lebih istimewa bagi Indonesia.
Kevin Diks memang pernah mencatatkan 17 penampilan di Liga Champions, tetapi seluruh laga tersebut ia jalani saat masih berstatus sebagai warga negara Belanda. Sebaliknya, Paes kini sudah resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI).
Artinya, setiap menit yang dimainkan Paes di Liga Champions bersama Ajax mendatang akan langsung tercatat sebagai rekor murni bagi Indonesia. Paes akan menjadi pemain berpaspor Indonesia pertama yang merumput di panggung utama kompetisi klub paling bergengsi di Eropa tersebut. Dengan segala bukti yang ada, kini hanya hitungan hari sebelum Maarten Paes terlihat di Johan Cruijff Arena sebagai pemain resmi Ajax Amsterdam.