Jean-Philippe Mateta Ingin Hengkang, Crystal Palace Terancam Krisis
Uptodai.com - Klub London Selatan, Crystal Palace, kini berada di ujung tanduk setelah salah satu pilar utamanya, Jean-Philippe Mateta ingin hengkang pada jendela transfer Januari ini. Penyerang asal Prancis tersebut dikabarkan telah menyampaikan secara langsung kepada manajemen klub mengenai keinginannya untuk mencari tantangan baru di kompetisi elite Eropa.
Kabar ini mencuat di tengah situasi internal Palace yang memang sedang tidak menentu. Mateta dilaporkan hanya tertarik melanjutkan karier di dua liga teratas, yakni Liga Inggris atau Liga Italia, dan menolak opsi pindah ke luar Eropa.
Mateta Tolak Tawaran Liga Pro Saudi
Jurnalis transfer terkemuka, Fabrizio Romano, mengonfirmasi perkembangan signifikan ini melalui akun resminya. Menurut Romano, Mateta telah menetapkan syarat mutlak bagi klub peminatnya, memastikan bahwa kepindahannya harus meningkatkan level persaingan.
“Mateta telah memberi tahu klub bahwa ia tidak ingin pindah ke Liga Pro Saudi,” tulis Romano, menekankan bahwa rencana sang striker sangat jelas. Ia hanya fokus pada dua destinasi utama: Premier League atau Serie A.
Keputusan Mateta ini menunjukkan ambisinya untuk tetap bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa. Musim ini, Mateta tampil cukup produktif, menyumbangkan 10 gol dan dua assist dari total 33 penampilannya di semua kompetisi. Kontribusi besarnya bahkan terasa sejak musim lalu, di mana ia menjadi bagian penting saat Palace menjuarai Piala FA dan Community Shield.
Penyerang berusia 28 tahun ini didatangkan Crystal Palace dari FSV Mainz 05 pada Januari 2021. Sejak saat itu, ia telah mencatatkan total 185 penampilan bagi The Eagles, membukukan 56 gol dan 13 assist, menjadikannya salah satu mesin gol paling diandalkan di Selhurst Park.
Juventus dan Aston Villa Siap Berebut Jasa Mateta
Dengan adanya lampu hijau dari Mateta, sejumlah klub top Eropa langsung bergerak cepat memantau situasi sang pemain. Dua raksasa dari Inggris dan Italia dikabarkan menjadi peminat paling serius untuk mendapatkan jasa sang penyerang.
Di Liga Inggris, Aston Villa dilaporkan sangat tertarik untuk menambah daya gedor lini serang mereka. Ketertarikan Villa muncul setelah mereka baru saja kehilangan Donyell Malen yang memutuskan hijrah ke AS Roma, meninggalkan kekosongan di sektor penyerangan.
Selain itu, raksasa Serie A, Juventus, juga memasukkan nama Mateta dalam daftar belanja mereka. Bianconeri tengah mencari opsi penyerang baru yang terbukti tajam di kompetisi elite untuk memperkuat serangan mereka di paruh kedua musim, terutama untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions.
Romano menambahkan bahwa pembicaraan awal antara perwakilan Mateta dengan Aston Villa dan Juventus sudah terjadi. Mateta sendiri berharap proses transfer ini dapat segera diselesaikan pada Januari, namun kini semua keputusan akhir berada di tangan manajemen Crystal Palace.
Krisis Crystal Palace Semakin Mendalam
Jika Mateta benar-benar meninggalkan klub pada bulan ini, Crystal Palace akan menghadapi krisis pemain kunci yang semakin mendalam. Sebelumnya, Palace sudah kehilangan bek andalan mereka, Marc Guehi, yang telah resmi pindah ke Manchester City.
Situasi ini diperparah dengan kondisi internal klub yang tidak stabil. Pelatih kepala, Oliver Glasner, secara mengejutkan telah mengumumkan rencananya untuk meninggalkan klub pada akhir musim ini. Kepergian Mateta di tengah ketidakpastian pelatih dan hengkangnya Guehi akan memberikan pukulan telak bagi ambisi Palace di sisa kompetisi Liga Inggris.
Manajemen Crystal Palace kini dihadapkan pada dilema besar: mempertahankan Mateta untuk menjaga stabilitas tim di bawah bayang-bayang kepergian Glasner, atau menerima tawaran transfer besar demi menyeimbangkan neraca keuangan klub.