Bawa-Bawa Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra Ungkap Kepindahan ke Persija
Uptodai.com - Kepindahan pemain muda berdarah Indonesia, Mauro Zijlstra, ke Persija Jakarta pada awal Februari 2026 lalu menyita perhatian publik sepak bola nasional. Penyerang berusia 21 tahun ini resmi diperkenalkan Macan Kemayoran pada Rabu, 4 Februari 2026, setelah rumor transfernya beredar sangat cepat.
Zijlstra baru-baru ini memberikan keterangan resmi mengenai proses transfer yang ia jalani dari Eropa. Ia secara terbuka mengakui bahwa ada peran penting dari salah satu seniornya di Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, dalam menyambut kedatangannya di ibu kota.
Mauro Zijlstra Ungkap Kepindahan yang Sulit Dirahasiakan
Meskipun proses negosiasi berjalan tertutup, Mauro Zijlstra ungkap kepindahan dirinya ke Liga 1 ternyata bocor ke publik sebelum pengumuman resmi. Pemain yang sebelumnya merumput di Belanda ini awalnya berupaya keras menjaga kerahasiaan berita tersebut dari media dan penggemar.
Ia tidak ingin ada spekulasi liar di media sosial sebelum penandatanganan kontrak dilakukan. Namun, kekuatan rumor dan laporan lokal di Belanda membuat kabar tersebut menyebar luas hanya dalam hitungan hari, bahkan sebelum ia sempat mengumumkan kepada keluarga terdekat.
Zijlstra merasa terkejut dengan kecepatan penyebaran informasi tersebut. Ia menyadari bahwa di era digital, sangat sulit bagi seorang pemain profesional untuk merahasiakan pergerakan besar, apalagi yang melibatkan kepindahan antar benua.
Shayne Pattynama Hubungi Zijlstra Setelah Rumor Mencuat
Menariknya, salah satu orang pertama yang mengonfirmasi rumor tersebut bukanlah dari pihak klub, melainkan rekan setimnya di Timnas Garuda. Shayne Pattynama, yang sudah lebih dulu bergabung dengan Persija Jakarta, langsung sigap menghubungi Zijlstra begitu kabar transfer itu mencuat.
Pattynama, yang kini menjadi bek kiri andalan Macan Kemayoran, melihat desas-desus yang beredar di media massa dan segera mengirimkan pesan pribadi. Ia ingin memastikan apakah kabar mengenai kedatangan Zijlstra ke Jakarta benar adanya, sekaligus memberikan sambutan awal.
Koneksi yang terjalin di Timnas Indonesia membuat komunikasi keduanya berjalan lancar dan informal. Pattynama memanfaatkan momen tersebut untuk menggoda Zijlstra agar segera merapat ke skuad ibu kota.
Percakapan Singkat yang Jadi Kunci
Zijlstra menceritakan momen tersebut, di mana Pattynama terus mendesaknya dengan pertanyaan yang antusias. “Shayne mengirim pesan kepada saya, ‘Kamu datang? Kamu datang?'” tutur Zijlstra, dikutip dari laman resmi Persija.
Meskipun Zijlstra hanya menjawab diplomatis untuk menjaga kerahasiaan, “Mungkin, mungkin saya datang,” ia mengakui bahwa Pattynama adalah individu pertama yang secara langsung menghubunginya terkait transfer ini. Hal ini menunjukkan betapa eratnya koneksi antar pemain Timnas Indonesia, bahkan di level klub.
Kehadiran Pattynama di Persija diyakini menjadi faktor kenyamanan tambahan bagi Zijlstra. Adanya rekan senegara yang sudah mapan di klub tentu memudahkan proses adaptasi Zijlstra, baik di ruang ganti maupun dalam menghadapi tantangan Liga 1 yang kompetitif.