Uptodai.com - Naturalisasi Ian Maatsen Timnas Indonesia dipastikan menemui jalan buntu setelah sang pemain mencatatkan penampilan resmi bersama tim nasional senior Belanda. Bek sayap yang kini tengah bersinar di Liga Inggris bersama Aston Villa tersebut tidak lagi memenuhi syarat FIFA untuk berpindah federasi. Kabar ini tentu menjadi pukulan telak bagi para penggemar sepak bola tanah air yang mendambakan lini pertahanan Garuda semakin kokoh.

Keputusan ini muncul di tengah antusiasme tinggi publik terhadap transformasi skuad Garuda yang kini berada di bawah kendali pelatih baru. John Herdman, yang baru saja ditunjuk menggantikan Patrick Kluivert, kini harus memutar otak untuk mencari alternatif lain di posisi bek kiri. Padahal, profil Maatsen dianggap sangat ideal untuk meningkatkan level permainan Timnas Indonesia di kancah internasional.

Aturan FIFA yang Menutup Peluang Ian Maatsen

PSSI sebenarnya telah lama memantau perkembangan Ian Maatsen yang memiliki darah keturunan Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Jawa. Selain itu, ayahnya yang merupakan warga negara Suriname juga memiliki akar keturunan Indonesia yang kuat. Namun, regulasi FIFA terkait perpindahan federasi pemain sangat ketat dan tidak memberikan celah bagi pemain yang sudah membela tim nasional senior negara lain.

Ian Maatsen tercatat telah melakukan debut resminya bersama Timnas Belanda senior dalam ajang UEFA Nations League melawan Spanyol pada 23 Maret 2025 lalu. Berdasarkan aturan terbaru FIFA, seorang pemain tidak bisa berpindah federasi jika sudah bermain di pertandingan kompetitif level senior. Hal inilah yang membuat John Herdman harus gigit jari karena kehilangan kesempatan memanggil pemain Grade A tersebut.

Selain penampilan di level senior, Maatsen juga memiliki jam terbang yang sangat tinggi bersama tim kelompok umur Belanda. Ia merupakan pilar utama mulai dari level U-15 hingga U-21 yang membuatnya sangat terikat secara administratif dengan KNVB. Konsistensinya di level internasional junior memang sudah menunjukkan bahwa ia adalah aset berharga bagi masa depan sepak bola Belanda.

Karier Cemerlang dari Chelsea hingga Aston Villa

Perjalanan karier Ian Maatsen di Eropa memang sangat mengesankan bagi pemain seusianya yang lahir di Vlaardingen pada tahun 2002. Ia mengasah bakatnya di akademi ternama seperti Feyenoord, Sparta Rotterdam, hingga PSV Eindhoven sebelum akhirnya dipinang oleh Chelsea pada 2018. Bakat besarnya mulai tercium publik saat ia berhasil menembus skuad utama The Blues di usia yang sangat muda.

Meskipun sempat menjalani beberapa masa peminjaman di klub-klub seperti Charlton Athletic, Coventry City, dan Burnley, performa Maatsen justru semakin matang. Puncaknya terjadi saat ia dipinjamkan ke Borussia Dortmund pada paruh kedua musim 2023-2024. Di Jerman, ia tampil luar biasa dengan mencatatkan 16 pertandingan dan membawa klub tersebut melaju hingga babak final Liga Champions.

Kesuksesan di Dortmund membuat Aston Villa bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangannya secara permanen pada musim berikutnya. Di bawah asuhan Unai Emery, Maatsen bertransformasi menjadi salah satu bek kiri paling progresif di Liga Inggris musim ini. Ia tercatat telah bermain dalam 30 pertandingan dengan kontribusi satu gol dan satu assist yang sangat krusial bagi tim.

Era Baru John Herdman Tanpa Ian Maatsen

John Herdman kini memikul beban berat untuk melanjutkan program naturalisasi yang telah dirintis oleh pengurus PSSI sebelumnya. Meskipun gagal mendapatkan jasa Ian Maatsen, pelatih asal Inggris tersebut tetap optimis bisa menemukan bakat-bakat lain di Eropa. Fokus utama Herdman saat ini adalah membangun sistem permainan yang solid dengan pemain yang tersedia di skuad saat ini.

PSSI sendiri dikabarkan masih terus menjalin komunikasi dengan beberapa pemain keturunan lainnya yang berkompetisi di liga-liga top Eropa. Langkah ini diambil demi mengejar target tinggi di kualifikasi turnamen internasional mendatang dan memperbaiki peringkat FIFA Indonesia. Kehadiran pemain berkualitas dari liga luar negeri tetap menjadi prioritas untuk memberikan persaingan sehat di dalam tim.

Meskipun harapan melihat Maatsen berseragam Merah Putih telah sirna, dukungan publik terhadap Timnas Indonesia tetap tidak surut. Skuad Garuda diharapkan mampu membuktikan kualitasnya meski tanpa kehadiran bintang Liga Inggris tersebut. Kini, mata para pecinta sepak bola tertuju pada langkah strategis apa yang akan diambil John Herdman dalam jendela transfer internasional berikutnya.