Uptodai.com - Performa gemilang Jay Idzes di kompetisi tertinggi Italia, Serie A, telah memicu lonjakan dramatis pada valuasi dirinya. Dalam waktu yang relatif singkat, nilai pasar Jay Idzes meroket tajam, bahkan mencapai titik tertinggi di antara seluruh pemain asal Asia Tenggara.

Kenaikan fantastis ini bukan hanya menarik perhatian klub-klub besar Eropa, tetapi juga membuat media-media di kawasan ASEAN, khususnya Vietnam, menunjukkan kehebohan yang signifikan. Mereka menyoroti bagaimana pemain yang kini membela Timnas Indonesia itu berhasil menciptakan daya tawar yang luar biasa di bursa transfer.

Fenomena Kenaikan Harga Jual Jay Idzes di Serie A

Kenaikan harga jual Jay Idzes terbilang fenomenal. Sejak pertama kali menjejakkan kaki di Italia, valuasi sang bek tengah dilaporkan telah meningkat hingga 13 kali lipat. Lonjakan ini menjadi bukti nyata bahwa kualitasnya diakui secara luas, terutama setelah ia bergabung dengan Sassuolo dan langsung tampil impresif di Serie A.

Media Vietnam, seperti VNExpress, secara khusus menyoroti angka-angka yang beredar di bursa transfer. Mereka melaporkan bahwa Sassuolo, klub pemilik Idzes, dikabarkan telah mematok harga jual yang sangat tinggi, mencapai €40 juta (sekitar Rp700 miliar), di tengah spekulasi transfer yang kian memanas.

Angka ini tentu saja mengejutkan mengingat Idzes belum genap setahun memperkuat Sassuolo. Ia didatangkan dari Venezia pada musim panas 2025 dengan perkiraan harga sekitar €8 juta. Namun, penampilan cemerlangnya di lini belakang membuat nilai pasarnya langsung melambung lima kali lipat hanya dalam waktu enam bulan.

Minat AC Milan pada Jay Idzes dan Analisis Taktis

Salah satu klub raksasa Italia yang paling santer dikabarkan meminati jasa Jay Idzes adalah AC Milan. Klub berjuluk Rossoneri tersebut dilaporkan melihat Idzes sebagai target potensial yang harus segera diamankan menjelang jendela transfer Januari.

Menurut analisis yang disajikan media Vietnam, ketertarikan Milan bukan tanpa alasan. Mereka menilai bahwa kombinasi antara postur fisik yang ideal dan kesadaran taktis yang matang membuat Idzes dianggap sebagai tambahan krusial bagi skuad mereka. Keahliannya dalam membaca permainan dan intersep bola dinilai sangat cocok dengan kebutuhan pertahanan Milan saat ini.

Spekulasi mengenai kepindahan Idzes ke klub sebesar AC Milan semakin memperkuat citranya sebagai pemain ASEAN dengan daya saing tertinggi di Eropa. Hal ini secara otomatis menempatkan Jay Idzes diincar AC Milan sebagai topik utama pembicaraan di kalangan penggemar sepak bola Asia.

Dampak Nilai Pasar Jay Idzes Terhadap Posisi ASEAN

Meroketnya nilai pasar Jay Idzes tidak hanya menguntungkan Sassuolo dan Timnas Indonesia, tetapi juga memberikan standar baru bagi pemain-pemain Asia Tenggara yang berkarier di Eropa.

Idzes kini secara resmi menyandang status sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di antara negara-negara ASEAN. Fenomena ini menunjukkan bahwa talenta dari Asia Tenggara mampu bersaing dan diakui kualitasnya di liga-liga top dunia, asalkan mendapatkan kesempatan dan menunjukkan konsistensi performa.

Pencapaian ini menjadi penanda bahwa investasi yang dilakukan PSSI dalam program naturalisasi, khususnya dengan merekrut pemain-pemain berdarah Indonesia yang matang di Eropa, mulai membuahkan hasil yang konkret dan terukur secara ekonomi dalam bursa transfer global.