Uptodai.com - Langkah mengejutkan diambil oleh Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) belakangan ini. Keputusan PSSI pilih pelatih Inggris untuk menakhodai Timnas Indonesia, alih-alih kembali pada tradisi pelatih Belanda, ternyata menarik perhatian tajam dari negara tetangga. Sorotan positif datang langsung dari media Vietnam, yang menilai langkah ini sebagai terobosan strategis yang patut diapresiasi.

Selama ini, bursa calon pelatih Garuda kerap didominasi nama-nama dari Negeri Kincir Angin. Anggapan bahwa pelatih Belanda memiliki kedekatan budaya dan pemahaman taktik dengan pemain naturalisasi Indonesia sempat menguat di kalangan pengamat. Namun, PSSI kini memilih jalur berbeda, menunjuk John Herdman, juru taktik berpengalaman asal Inggris, sebagai pemimpin baru skuad Merah Putih.

Media Vietnam Sebut Penunjukan Herdman sebagai Tonggak Sejarah

Media terkemuka Vietnam, Soha, secara eksplisit memuji manuver yang dilakukan oleh induk organisasi sepak bola Tanah Air tersebut. Mereka menyebut penunjukan Herdman sebagai sebuah tonggak sejarah penting bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Ini menandai kali kedua Tim Garuda dipimpin oleh ahli strategi dari Inggris, menunjukkan adanya arah yang jelas dari federasi.

Keputusan ini, menurut Soha, datang di saat Timnas Indonesia sedang menjalani fase restrukturisasi besar-besaran. PSSI memiliki tujuan jangka panjang yang ambisius, baik di kompetisi regional Asia Tenggara maupun kancah kontinental Asia. Pemilihan pelatih dengan profil internasional yang kuat dinilai sejalan dengan ambisi tersebut.

Soha juga menyoroti bahwa Timnas Indonesia pernah memiliki sejarah manis dengan pelatih asal Inggris. Jauh sebelum Herdman, ada nama Peter Withe, mantan striker Aston Villa dan Timnas Inggris, yang sukses memimpin Indonesia pada pertengahan era 2000-an.

Warisan Positif Peter Withe dan Kepercayaan pada Taktik Inggris

Di bawah arahan Peter Withe, Indonesia mencatatkan prestasi signifikan di Asia Tenggara, terutama dengan mencapai final Piala AFF. Kesuksesan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para suporter dan menjadi bukti bahwa pendekatan taktik Inggris dapat efektif diterapkan di Indonesia.

Media Vietnam melihat pola ini sebagai sinyal yang jelas bahwa PSSI sedang mencari pelatih modern dengan kekayaan pengalaman internasional. Kepercayaan yang terus diberikan kepada sosok dari Inggris menunjukkan adanya pergeseran fokus taktik yang diterapkan oleh federasi, menjauhi pendekatan yang terlalu tradisional.

Mengapa PSSI Memilih Juru Taktik Inggris Dibanding Belanda?

Sejarah memang mencatat bahwa pelatih dari Belanda tidak selalu membawa hasil instan atau berkelanjutan bagi Timnas Indonesia. Sebagai contoh, ketika Timnas Indonesia ditangani oleh Patrick Kluivert, tim Merah Putih tidak mampu menunjukkan performa yang maksimal, meskipun Kluivert memiliki reputasi besar sebagai pemain.

Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi PSSI dalam menentukan arah baru. Para petinggi PSSI menaruh harapan besar pada Herdman, yang dikenal memiliki pemahaman mendalam mengenai organisasi tim dan gaya kerja yang profesional di level internasional. Mereka meyakini bahwa kemampuan manajerial dan taktik pelatih asal Inggris akan membantu skuad Garuda berkembang pesat.

Langkah berani PSSI pilih pelatih Inggris ini dianggap sebagai inovasi yang diperlukan untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di sepak bola Asia. Media Vietnam menyimpulkan bahwa Indonesia telah menunjukkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan memilih pendekatan yang lebih global demi mencapai target sepak bola yang lebih tinggi di masa depan.