Uptodai.com - Shayne Pattynama debut di JIS menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh para pendukung setia Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Bek sayap Timnas Indonesia tersebut mengungkapkan antusiasme yang luar biasa menjelang pertandingan krusial melawan PSM Makassar. Laga ini sekaligus menandai kembalinya Macan Kemayoran ke stadion megah di Jakarta Utara tersebut.

Persija Jakarta dijadwalkan akan menjamu tim kuat asal Sulawesi, PSM Makassar, dalam laga pekan ke-22 Super League 2025/2026. Pertandingan yang diprediksi berjalan sengit ini bakal berlangsung pada Jumat (20/2/2026) malam WIB. Setelah sekian lama bermarkas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), tim asuhan Thomas Doll ini akhirnya kembali mencicipi rumput Jakarta International Stadium.

Bagi Shayne Pattynama, pertandingan ini memiliki makna yang sangat spesial secara pribadi. Pemain naturalisasi tersebut mengaku sangat menantikan kesempatan untuk menginjakkan kaki di stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu. Meskipun sudah cukup lama berkarier di Indonesia, ia mengakui belum pernah sekalipun berkunjung ke stadion yang menjadi kebanggaan warga Jakarta tersebut.

Antusiasme Shayne Pattynama Menjelang Debut di JIS

Pemain yang pernah memperkuat klub Norwegia, Viking FK, ini memberikan pujian setinggi langit untuk fasilitas yang ada di Jakarta International Stadium. Shayne menilai bahwa bermain di stadion dengan arsitektur modern akan memberikan pengalaman baru yang sangat menyenangkan. Ia sudah tidak sabar untuk merasakan langsung kemegahan venue yang sering ia lihat melalui layar kaca.

“Itu akan sangat menyenangkan bagi saya pribadi. Saya tahu itu adalah stadion yang sangat bagus, meskipun saya sendiri belum pernah berkunjung ke sana sebelumnya,” ujar Shayne dengan penuh semangat pada Rabu (18/2/2026). Ia menambahkan bahwa penampilan perdana Shayne Pattynama di Jakarta International Stadium akan menjadi memori yang tidak terlupakan dalam karier sepak bolanya.

Selama ini, Shayne hanya bisa menyaksikan atmosfer luar biasa di JIS melalui video maupun siaran pertandingan. Ia juga sempat terpukau melihat bagaimana Jakmania memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan koreografi yang memukau. Shayne sangat optimis bahwa energi positif dari para suporter akan kembali membakar semangat para pemain saat berlaga di kandang sendiri.

Proses Adaptasi dan Hubungan di Ruang Ganti Persija

Selain membicarakan mengenai stadion, Shayne juga berbagi cerita mengenai proses adaptasinya bersama skuat Macan Kemayoran. Ia merasa sangat terbantu karena sudah mengenal beberapa pilar utama Persija di level tim nasional. Kehadiran sosok-sosok familiar di ruang ganti membuatnya merasa lebih cepat menyatu dengan filosofi permainan tim.

“Tentu saja proses adaptasi saya berjalan sangat baik karena saya mengenal beberapa pemain seperti Rizky Ridho, Jordi Amat, Rayhan Hannan, dan Witan Sulaeman,” jelas eks pemain Buriram United tersebut. Komunikasi yang intens dengan rekan-rekan setimnya di Timnas Indonesia mempermudah koordinasi taktis di dalam lapangan hijau selama sesi latihan.

Tidak hanya akrab dengan pemain lokal, Shayne juga mengaku menjalin hubungan yang sangat harmonis dengan legiun asing, terutama para pemain asal Brasil. Meski sempat terkendala sedikit perbedaan bahasa pada awalnya, hal tersebut bukan menjadi hambatan yang berarti. Baginya, sepak bola memiliki bahasa universal yang bisa dipahami oleh semua pemain di lapangan.

Menjelang laga Persija lawan PSM di Super League, Shayne menegaskan bahwa dirinya sudah merasa sangat nyaman berada di lingkungan klub barunya. Ia merasa diterima dengan tangan terbuka oleh seluruh staf pelatih dan rekan setim. “Saya sangat senang berada di sini dan sejujurnya saya sudah merasa seperti berada di rumah sendiri,” pungkasnya menutup pembicaraan.