Uptodai.com - Kepastian mengenai masa depan bek muda Sassuolo, Tarik Muharemovic tidak dijual, ditegaskan langsung oleh CEO klub, Giovanni Carnevali. Penegasan ini muncul hanya beberapa jam setelah sang pemain, bersama rekan setimnya Jay Idzes, melakukan blunder fatal yang berujung kekalahan telak dari Juventus.

Kekalahan 0-3 yang diderita I Neroverdi di Mapei Stadium pada Rabu (7/1/2026) dini hari WIB menjadi sorotan utama. Pasalnya, kedua pemain yang sedang menjadi target klub-klub besar di bursa transfer justru tampil di bawah performa terbaiknya dan berkontribusi langsung pada terciptanya gol lawan.

Blunder Fatal yang Melibatkan Dua Bek Incaran

Muharemovic, bek tengah asal Bosnia, membuka penderitaan Sassuolo pada menit ke-16. Upaya bek berusia 22 tahun itu untuk mengantisipasi umpan silang Pierre Kalulu justru berbuah gol bunuh diri yang mengejutkan.

Defleksi bola yang tak terduga membuat kiper Arijanet Muric mati langkah, dan gol pembuka tersebut langsung memberikan momentum besar bagi Juventus. Ironisnya, nama Muharemovic sebelumnya santer dikaitkan dengan klub-klub raksasa seperti Inter Milan, AC Milan, Napoli, bahkan klub Liga Inggris, Bournemouth.

Tidak hanya Muharemovic, Jay Idzes juga turut bertanggung jawab atas gol ketiga yang memastikan kemenangan Juventus. Idzes melakukan operan ke belakang yang terlalu lemah dan mudah dipotong oleh Jonathan David.

David yang berhasil merebut bola tersebut kemudian menyelesaikan peluangnya dengan dingin, menambah penderitaan Sassuolo. Kesalahan elementer ini menunjukkan tekanan besar yang sedang dihadapi para pemain Sassuolo di tengah rumor transfer yang kencang, termasuk rumor ketertarikan AC Milan terhadap Idzes.

CEO Sassuolo Tegaskan Tarik Muharemovic Tidak Dijual

Meskipun performa keduanya sempat menurun drastis dalam laga krusial tersebut, CEO Giovanni Carnevali tetap teguh pada pendiriannya. Ia memastikan bahwa Muharemovic merupakan aset berharga bagi klub dan tidak akan dilepas pada jendela transfer Januari ini.

“Nilainya bergantung kepada siapa yang berminat. Kami tidak akan menjualnya di bursa transfer Januari,” ujar Carnevali kepada DAZN, seperti dikutip dari Football-Italia. Pernyataan ini sekaligus meredam spekulasi yang berkembang di media Italia yang menanti pergerakan Sassuolo.

Carnevali mengakui bahwa banyak klub yang telah menghubungi Sassuolo untuk menanyakan ketersediaan pemain mudanya. Ia menambahkan bahwa Muharemovic memang memiliki nilai jual yang tinggi, namun sang pemain harus membuktikan kualitasnya secara konsisten di lapangan, terlepas dari satu atau dua kesalahan yang terjadi.

Selain Muharemovic, beberapa pemain kunci Sassuolo lainnya, termasuk Idzes, juga menjadi incaran serius. Namun, Carnevali menekankan bahwa filosofi Neroverdi adalah mempertahankan pilar penting tim asuhan Fabio Grosso, setidaknya hingga akhir musim.

“Kami tidak ingin menjual para pemain penting kami. Jika ada kesempatan untuk memperkuat, maka kami akan melakukannya,” tegasnya. “Namun, kami lebih suka para pemain muda, seperti biasa, dan mempertahankan inti kekuatan tim.”

Keputusan strategis ini diambil saat Sassuolo sedang berjuang keras di Serie A. Akibat kekalahan dari Juventus, I Neroverdi tertahan di peringkat ke-10 klasemen Liga Italia dengan 23 poin. Mereka tercatat belum pernah meraih kemenangan dalam lima laga terakhir, sebuah catatan yang harus segera diperbaiki oleh pelatih Fabio Grosso.