Bintang Eredivisie, Tristan Gooijer Timnas Indonesia Kian Terbuka
Uptodai.com - Sinyal positif terus berdatangan dari Eropa, memberikan angin segar bagi program naturalisasi yang kini digalakkan oleh PSSI. Nama terbaru yang kembali mencuat adalah Tristan Gooijer Timnas Indonesia, setelah bek kanan berdarah Maluku ini sukses mencatatkan gol perdananya di kancah Eredivisie, Liga Belanda.
Pemain berusia 21 tahun tersebut menunjukkan performa yang sangat impresif saat membela klubnya, PEC Zwolle. Debut gol senior ini tentu menjadi kabar gembira yang langsung menarik perhatian, terutama bagi pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, yang tengah memantau talenta diaspora.
Sorotan Penampilan di Eredivisie
Tristan Gooijer tampil memukau pada pekan ke-21 Eredivisie, ketika PEC Zwolle berhasil menundukkan Telstar dengan skor meyakinkan 3-1. Gooijer, yang bermain penuh selama 90 menit, berhasil menutup kemenangan timnya dengan gol yang tercipta pada menit ke-70.
Gol tersebut bukan hanya menandai debutnya di level senior, tetapi juga menunjukkan kontribusi ofensif yang signifikan dari seorang bek kanan. Meskipun berstatus pinjaman dari raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, Gooijer membuktikan bahwa ia layak mendapatkan jam terbang reguler di kompetisi kasta tertinggi.
Menariknya, PEC Zwolle memiliki ikatan yang cukup kuat dengan sepak bola Indonesia. Klub ini merupakan bekas tim dari Eliano Reijnders, pemain keturunan Indonesia yang kini telah meniti karier di Asia Tenggara bersama Persib Bandung. Kehadiran Gooijer di Zwolle seolah melanjutkan tradisi pemain berdarah Garuda yang bersinar di sana.
Jejak Pendekatan PSSI dan Era Baru John Herdman
Nama Tristan Gooijer sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi para penggemar Timnas Indonesia. Ia memiliki garis keturunan Maluku dari ibunya, yang secara administratif memenuhi syarat untuk memperkuat skuad Garuda di ajang internasional.
Pada Maret 2025 lalu, media Belanda, Voetbal Primeur, pernah melaporkan adanya pendekatan awal dari pihak Indonesia kepada Gooijer. Saat itu, PSSI berharap dapat meyakinkan sang pemain untuk bergabung di bawah kepelatihan Patrick Kluivert, yang kala itu masih menukangi Timnas di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Sayangnya, rencana tersebut sempat tertunda. Cedera lutut serius yang dialami Gooijer menjadi penghalang utama, ditambah belum adanya langkah formal dan surat resmi dari PSSI. Akibatnya, proses naturalisasi yang sudah diwacanakan harus tertunda hingga waktu yang tidak ditentukan.
Peluang Besar di Bawah John Herdman
Kini, situasi di tubuh Timnas Indonesia telah berubah drastis. Pergantian kepelatihan dari Patrick Kluivert ke John Herdman membawa angin segar dan membuka kembali peluang bagi pemain-pemain diaspora yang sebelumnya tertunda. Herdman dikenal memiliki visi yang jelas dalam membangun fondasi pertahanan yang solid, dan Gooijer bisa menjadi kepingan penting dalam strategi tersebut.
Gooijer sendiri tidak pernah menutup pintu untuk membela Merah Putih. Ia beberapa kali menyatakan kekagumannya terhadap perkembangan pesat sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. “Saya menaruh respek bagaimana perkembangan sepak bola di Indonesia sedang terjadi,” ujar Gooijer, seperti yang dikutip dari media Belanda.
Perkembangan karier Gooijer di Eredivisie, ditandai dengan debut gol yang impresif, jelas menjadi modal kuat. Jika PSSI di bawah kepemimpinan John Herdman mengambil langkah proaktif, peluang untuk melihat bek muda berbakat ini mengenakan seragam Timnas Indonesia di kompetisi mendatang semakin terbuka lebar. Kehadirannya akan menambah kedalaman skuad, khususnya di posisi bek kanan yang sangat vital.