Uptodai.com - Pemerintah Korea Selatan melalui Korea Airports Corporation (KAC) resmi memperketat aturan pengecekan identitas bandara setelah menuai gelombang protes dari masyarakat. Langkah tegas ini diambil menyusul insiden pemeriksaan dokumen yang melibatkan salah satu idola K-Pop papan atas, Jang Wonyoung IVE. Kejadian di Bandara Internasional Gimpo tersebut memicu perdebatan hangat mengenai standar perlakuan khusus bagi selebritas.

Semua bermula dari sebuah rekaman video amatir yang mendadak viral di berbagai platform media sosial saat Wonyoung hendak bertolak ke Shanghai, China. Dalam video tersebut, anggota grup IVE ini terlihat enggan melepas masker dan topinya secara penuh saat petugas mencocokkan wajahnya dengan foto paspor. Sikapnya yang dinilai kurang kooperatif dan terkesan terburu-buru langsung memicu kritik tajam dari netizen Korea Selatan.

Banyak warga net menilai bahwa petugas imigrasi memberikan perlakuan istimewa atau privilese kepada para figur publik. Hal ini dianggap tidak adil bagi masyarakat umum yang diwajibkan mengikuti prosedur keamanan secara ketat tanpa pengecualian. Akibatnya, sebuah aduan resmi dilayangkan oleh seorang warga melalui Divisi Manajemen Keamanan Bandara Gimpo pada 15 Juni 2026.

Pelapor mendesak pihak otoritas bandara untuk memberikan transparansi penuh mengenai protokol verifikasi wajah penumpang di pintu keberangkatan internasional. Ia mempertanyakan apakah aturan melepas penutup wajah seperti topi, kacamata, dan masker sudah disosialisasikan secara tertulis. Pelapor juga menuntut agar standardisasi prosedur ini diterapkan secara konsisten di seluruh bandara di bawah naungan KAC.

Menanggapi keresahan publik yang semakin meluas, KAC akhirnya memberikan pernyataan resmi pada 16 Juni 2026. Pihak pengelola bandara berjanji akan memperketat pengawasan dan memastikan seluruh staf menerapkan aturan tanpa pandang bulu. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem keamanan penerbangan domestik maupun internasional di Korea Selatan.