Uptodai.com - Timnas Futsal Indonesia tundukkan Iran futsal dengan skor mencolok 3-2 pada babak pertama pertandingan krusial di Piala Asia Futsal. Hasil sementara ini tentu menjadi kejutan besar, mengingat Iran dikenal sebagai raksasa futsal Asia yang hampir selalu mendominasi turnamen.

Pertandingan berlangsung sangat intens sejak peluit awal dibunyikan. Walaupun sempat tertinggal lebih dahulu, mentalitas skuad Garuda asuhan Hector Souto terlihat sangat kuat. Mereka mampu membalikkan keadaan dalam tempo waktu yang sangat cepat, memaksa tim favorit juara tersebut bermain di bawah tekanan luar biasa.

Awal yang Mengejutkan dan Kebangkitan Cepat Garuda

Iran langsung membuka keunggulan melalui gol cepat yang dicetak oleh Tayebi. Berawal dari skema kick-in yang terukur, sepakan keras Tayebi sempat memantul sebelum akhirnya melesat masuk ke gawang yang dijaga Ahmad Habibie. Gol ini terjadi pada menit-menit awal, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim Melli.

Tertinggal satu gol, Tim Garuda tidak menunjukkan kepanikan. Beberapa kali anak asuh Hector Souto mencoba membangun serangan, namun pertahanan Iran yang rapat menyulitkan upaya mereka. Kegigihan tersebut akhirnya membuahkan hasil di menit ke-7, mengubah jalannya pertandingan secara drastis.

Tiga Gol Kilat Indonesia Membalikkan Keadaan

Gol penyama kedudukan lahir dari Reza Gunawan. Memanfaatkan bola muntah yang liar di depan gawang lawan, Reza dengan sigap menyambutnya dan mengubah skor menjadi 1-1. Momentum positif langsung didapatkan oleh Indonesia setelah gol ini.

Hanya berselang satu menit, euforia kembali meledak ketika Israr Megantara mencetak gol kedua. Israr berhasil mengecoh penjaga gawang Iran dengan gerakan cepatnya. Keunggulan 2-1 ini semakin memompa semangat para pemain Merah Putih, membuat pertahanan Iran mulai goyah.

Israr kembali menjadi momok bagi pertahanan Iran pada menit ke-10. Ia mencetak gol ketiganya, membawa Indonesia unggul jauh 3-1. Kecepatan transisi dan efektivitas serangan balik menjadi kunci sukses Timnas Futsal Indonesia dalam kurun waktu tiga menit yang sangat krusial ini.

Drama VAR dan Penyelamatan Gemilang Ahmad Habibie

Setelah tertinggal dua gol, intensitas permainan semakin meningkat tajam. Iran berusaha keras memperkecil ketertinggalan, bahkan sempat mencetak gol pada menit ke-15 melalui Saeid Ahmad Abbasi. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit setelah meninjau Video Assistant Referee (VAR).

Keputusan VAR menunjukkan bahwa bola terbukti sempat keluar lapangan dalam proses serangan tersebut. Skor tetap 3-1 untuk keunggulan Indonesia. Keputusan ini sempat memicu protes dari kubu Iran, tetapi wasit tetap berpegang pada tayangan ulang yang tersedia.

Drama belum usai, semenit berselang, Iran mendapatkan hadiah penalti. Ahmad Habibie tampil heroik di bawah mistar gawang. Ia melakukan penyelamatan gemilang yang sukses menggagalkan eksekusi penalti tersebut, menjaga margin keunggulan Tim Garuda.

Iran Perkecil Skor Menjelang Jeda

Sayangnya, pertahanan Indonesia akhirnya jebol kembali menjelang akhir babak pertama. Salar Aghapour berhasil mencetak gol melalui skema tendangan bebas pada menit ke-19. Bola sepakannya membentur pemain Indonesia dan berbelok arah, mengecoh kiper yang sudah salah langkah.

Gol ini mengubah skor menjadi 3-2. Skor tersebut bertahan hingga jeda turun minum. Keunggulan tipis ini memberikan optimisme besar bagi Timnas Futsal Indonesia untuk menghadapi babak kedua, sekaligus membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi Asia melawan tim-tim kuat seperti Iran.