Kisah Pemudik Tertinggal di Tol Cipali Saat Salat Subuh
Uptodai.com - Kejadian mengejutkan menimpa seorang pemudik tertinggal di Tol Cipali saat sedang melakukan perjalanan menuju kampung halaman. Peristiwa yang memicu kepanikan luar biasa ini terjadi di Rest Area KM 130, wilayah hukum Polres Indramayu, Jawa Barat.
Insiden bermula ketika wanita tersebut memutuskan untuk turun sejenak guna menunaikan ibadah salat subuh. Namun, alangkah terkejutnya ia saat kembali ke area parkir dan mendapati mobil keluarganya sudah tidak ada di lokasi semula.
Suasana rest area yang sangat padat membuat koordinasi antaranggota keluarga menjadi kacau. Sang pemudik mengaku sempat merasa bingung dan terisolasi karena tidak membawa alat komunikasi saat meninggalkan kendaraan.
Kronologi Penumpang Tertinggal di Rest Area 130
Dalam keterangannya, wanita tersebut menjelaskan bahwa dirinya sempat berusaha meminjam telepon seluler kepada orang-orang di sekitar lokasi. Sayangnya, permintaan tersebut tidak membuahkan hasil karena banyak warga yang merasa waspada terhadap orang asing di tengah keramaian.
Merasa buntu, ia akhirnya memberanikan diri mendatangi pos polisi terdekat untuk mencari bantuan darurat. Di sana, ia bertemu dengan seorang petugas Satlantas Polres Indramayu bernama Akung yang sedang berjaga mengamankan arus lalu lintas.
Petugas Akung dengan sigap meminjamkan ponsel pribadinya agar wanita tersebut bisa menghubungi keluarganya yang sudah melaju jauh. Setelah beberapa kali mencoba, panggilan telepon tersebut akhirnya diangkat oleh salah satu anggota keluarganya yang mulai menyadari ada anggota yang hilang.
Momen tersebut menjadi sangat emosional karena sang wanita menyadari dirinya benar-benar tertinggal di tengah jalur utama mudik. Rasa panik perlahan mereda setelah ia berhasil menjalin komunikasi dengan rombongan kendaraannya.
Kendala Sistem One Way dan Aksi Heroik Polisi
Masalah baru muncul ketika pihak keluarga menyadari bahwa mereka tidak mungkin berputar balik untuk menjemput ke titik awal. Hal ini disebabkan oleh pemberlakuan sistem satu arah atau one way yang sedang diterapkan guna mengurai kemacetan parah di Mudik Lebaran 2026.
Melihat situasi yang tidak memungkinkan bagi kendaraan pribadi untuk melawan arus, petugas kepolisian segera mengambil tindakan diskresi. Mereka memutuskan untuk mengantar sang pemudik menggunakan sepeda motor patroli dan pengawalan (patwal).
Pengalaman ini menjadi momen tak terlupakan bagi sang wanita karena harus membelah kepadatan jalur tol dengan motor polisi. Ia pun berhasil bertemu kembali dengan rombongan keluarganya di titik aman yang telah disepakati oleh petugas dan pihak keluarga.
Pentingnya Koordinasi Selama Mudik Lebaran 2026
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat lebih teliti dalam memeriksa jumlah anggota keluarga sebelum melanjutkan perjalanan dari rest area. Pastikan setiap penumpang sudah berada di dalam kabin sebelum mesin mobil dinyalakan dan meninggalkan lokasi parkir.
Selain itu, membawa ponsel saat turun dari kendaraan sangat disarankan untuk mengantisipasi keadaan darurat yang tidak terduga. Kejadian ini menjadi pengingat bagi jutaan masyarakat yang berpartisipasi dalam tradisi tahunan tersebut agar tetap waspada dan saling menjaga.
Wanita tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-langitnya kepada jajaran Satlantas Polres Indramayu atas bantuan yang sangat cepat dan humanis. “Luar biasa, terima kasih untuk Pak Akung dan bapak-bapak petugas lainnya yang sudah menolong saya,” pungkasnya dengan nada haru.