Uptodai.com - Rapper asal Inggris, Profil Central Cee Rapper Mualaf, kini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial global. Sorotan ini muncul setelah musisi bernama asli Oakley Neil Caesar-Su tersebut secara terbuka mengumumkan keputusannya memeluk agama Islam.

Dalam sebuah cuplikan siaran langsung (live stream) yang beredar luas, Cench—sapaan akrabnya—mengakui bahwa dirinya telah mengucapkan dua kalimat syahadat, syarat kunci untuk memeluk Islam. Pengakuan ini sontak viral, memicu ucapan selamat dan dukungan dari jutaan penggemar di seluruh dunia, termasuk dari rekan-rekan musisi dan tokoh publik.

Siapa Central Cee? Biodata Singkat Sang Bintang

Oakley Neil Caesar-Su, atau yang lebih dikenal sebagai Central Cee, lahir di kawasan Shepherd’s Bush, London, Inggris, pada 4 Juni 1998. Ia membawa latar belakang multikultural yang unik, mewarisi darah Inggris dari pihak ibu dan keturunan Guyana-Tionghoa dari sang ayah.

Saat ini, Central Cee dikenal sebagai salah satu nama terbesar dan paling berpengaruh dalam kancah musik UK drill. Meskipun usianya masih muda, ia telah membuktikan diri sebagai penulis lagu dan penyanyi yang mampu menembus batas-batas genre musik global.

Sayangnya, kehidupan masa mudanya tidak selalu mulus. Orang tuanya berpisah ketika ia baru berusia tujuh tahun, yang kemudian membuatnya tinggal bersama ibu dan dua adik laki-lakinya. Kehidupan di London Barat yang keras turut memengaruhi jalan hidupnya, hingga ia memutuskan berhenti sekolah pada usia 16 tahun.

Keputusan untuk berhenti sekolah sempat membawanya ke jalur yang salah, termasuk terlibat dalam bisnis peredaran narkoba. Namun, musik menjadi jalan keluarnya, mengubah fokusnya dari jalanan menjadi studio rekaman.

Perjalanan Karier Central Cee dan Transisi Musiknya

Nama Central Cee (awalnya Central C) pertama kali muncul di ranah publik pada tahun 2014, saat ia menjadi figuran dalam sebuah episode serial televisi Inggris. Setahun kemudian, ia mulai meniti karier serius di dunia musik, ikut berkolaborasi dalam lagu “Ain’t On Nuttin Remix” pada Januari 2015.

Titik balik signifikan dalam perjalanan karier Central Cee terjadi pada tahun 2019 setelah ia bertemu dengan manajernya saat ini, YBeeez. YBeeez mendorongnya untuk melakukan transisi signifikan dari genre hip hop autotune yang ia tekuni sebelumnya, beralih fokus total ke subgenre UK drill yang saat itu sedang naik daun.

Perubahan gaya bermusik ini terbukti jitu dan berhasil membawa namanya melesat ke puncak popularitas. Reputasinya mulai meroket tajam melalui single “Day in the Life” yang dirilis pada Juni 2020, yang menampilkan lirik jujur tentang kehidupan sehari-hari di London.

Dari “Loading” hingga “Doja”: Menjadi Raja UK Drill

Kesuksesan “Day in the Life” diikuti oleh lagu “Molly” sebulan kemudian, dan puncaknya adalah “Loading” yang rilis pada Oktober 2020. Lagu “Loading” berhasil mengukuhkan Central Cee sebagai nama besar di kancah musik Inggris, sekaligus menjadi cetak biru bagi gaya lirik dan produksinya yang khas.

Meskipun ia menyebut nama-nama besar seperti Kendrick Lamar, J. Cole, dan Jay-Z sebagai inspirasi, Central Cee berhasil menciptakan suara khasnya sendiri yang cepat dan tajam. Namun, lagu yang paling fenomenal dan membawanya ke panggung internasional adalah “Doja,” yang dirilis pada 21 Juli 2022.

Video musik “Doja” yang disutradarai oleh Cole Bennett langsung meledak dan menjadi sensasi di TikTok. Lagu tersebut berhasil menempati posisi kedua dalam tangga lagu Inggris, menegaskan dominasi Central Cee tidak hanya di Inggris, tetapi juga memperluas jangkauan musiknya hingga ke Amerika Serikat dan Asia, menjadikannya salah satu eksportir UK drill paling sukses saat ini.

Hingga kini, Central Cee terus aktif berkarya di bawah label CC4L. Keputusannya menjadi mualaf menambah dimensi baru pada profil publiknya, menunjukkan bahwa ia tidak hanya berevolusi dalam musik, tetapi juga dalam perjalanan spiritualnya.