Uptodai.com - Ancaman kerusakan ekosistem akibat ledakan populasi lele biru invasif di Amerika kini memaksa pemerintah setempat mengambil tindakan ekstrem. Pemerintah Maryland bahkan bersedia membayar para kapten kapal sewaan hingga US$ 1.500 atau sekitar Rp 26,92 juta untuk memburu predator air tawar ini. Langkah darurat ini diambil demi menyelamatkan spesies lokal bernilai ekonomi tinggi yang terus dimangsa oleh ikan tersebut.

Spesies lokal yang terancam punah di antaranya adalah kepiting biru, ikan white perch, hingga menhaden. Tanpa adanya predator alami, populasi lele raksasa ini melonjak tak terkendali di perairan Chesapeake Bay. Beberapa spesimen yang berhasil ditangkap bahkan memiliki bobot fantastis hingga mencapai 37 kilogram.

Pemberlakuan Aturan Bebas Tangkap

Untuk mempercepat proses pembasmian, Departemen Sumber Daya Alam (DNR) Maryland menghapus semua batasan penangkapan ikan ini. Kini, para pemancing bebas menangkap lele biru tanpa batasan jumlah, ukuran, maupun musim tangkap. Kebijakan radikal ini diharapkan dapat menekan populasi predator rakus tersebut secara signifikan dalam waktu singkat.

Sebagai bagian dari strategi, pemerintah meluncurkan program percontohan bertajuk “Reel in the Blues Bonanza” sepanjang musim panas dan gugur 2026. Melalui program ini, masyarakat umum yang beruntung bisa menikmati perjalanan memancing gratis lewat sistem undian. Seluruh biaya operasional kapten kapal dan pemandu wisata yang lolos kualifikasi akan sepenuhnya ditanggung oleh negara.

Dampak Ekologis dan Ekonomi di Maryland

Lele biru sebenarnya bukan spesies asli wilayah pesisir timur Amerika Serikat, melainkan berasal dari sistem sungai Mississippi. Masuknya spesies ini ke wilayah Maryland pada awalnya ditujukan untuk rekreasi memancing pada dekade 1970-an. Namun, kemampuan adaptasi yang luar biasa membuat mereka dengan cepat mendominasi rantai makanan lokal dan merusak industri perikanan daerah.

Kerugian ekonomi akibat penurunan hasil tangkapan kepiting biru dan tiram lokal diperkirakan mencapai jutaan dolar setiap tahunnya. Oleh karena itu, kolaborasi dengan komunitas pemancing lokal terus digalakkan melalui berbagai turnamen. Salah satunya adalah Sharptown Catfish Tournament yang terbukti sukses mengangkat hampir setengah ton lele dalam satu kali acara.

Rencana Jangka Panjang Pemerintah

Pemerintah Maryland memproyeksikan bahwa program insentif ini akan terus berlanjut hingga tahun 2027 dan 2028. Keberlanjutan program pemusnahan massal ini sangat bergantung pada ketersediaan anggaran negara serta partisipasi aktif masyarakat. Jika berhasil, metode ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi negara bagian lain yang menghadapi masalah serupa.