Uptodai.com - Bus terjun jurang 75 meter 15 tewas dalam insiden tragis di Guatemala. Peristiwa mengerikan ini terjadi di Departemen Solola. Tim penyelamat segera bekerja keras mengevakuasi korban dari dasar jurang. Oleh karena itu, kecelakaan ini menambah daftar kelam transportasi publik.

Insiden maut ini mengejutkan banyak pihak. Bus naas tersebut membawa puluhan penumpang. Kendaraan itu jatuh ke kedalaman setara gedung 25 lantai.

Evakuasi Dramatis dan Jumlah Korban Kecelakaan Bus Maut Jurang Solola

Juru bicara pemadam kebakaran, Leandro Amado, mengonfirmasi data korban. Dia menyebut 15 orang meninggal dunia akibat insiden tersebut. Korban tewas terdiri dari 11 pria, 3 wanita, dan seorang anak di bawah umur. Selain itu, sekitar 19 orang mengalami luka-luka serius.

Mereka telah dievakuasi cepat ke rumah sakit terdekat. Sementara itu, kerabat korban mulai berdatangan ke lokasi. Mereka mencari informasi keberadaan anggota keluarga. Proses evakuasi berlangsung sangat sulit. Petugas harus menggunakan tali dan peralatan khusus.

Jalur Maut Solola: Bahaya Kabut Tebal di Kilometer 172

Insiden terjadi antara kilometer 172 dan 174. Area ini terkenal karena sering tertutup kabut tebal. Kondisi ini membatasi jarak pandang pengemudi secara drastis. Bus tersebut melakukan perjalanan jauh dari Guatemala City. Tujuannya adalah departemen San Marcos.

Jurang sedalam hampir 75 meter menelan kendaraan itu. Oleh karena itu, para ahli menyebut rute ini sangat menantang. Jalur pegunungan ini memang dikenal rawan kecelakaan. Kondisi jalan yang licin juga memperburuk situasi.

Penyebab Bus Jatuh ke Jurang Guatemala: Fokus pada Kabut dan Rem

Penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki intensif. Pihak berwenang fokus pada tiga faktor utama. Pertama, kondisi kabut tebal yang menyelimuti jalan. Kedua, kemungkinan adanya kegagalan teknis pada sistem rem bus. Ketiga, dugaan adanya kelalaian dari pengemudi.

Bus ini jatuh ke dasar jurang yang curam. Bahkan, penyelidikan teknis akan memakan waktu. Mereka akan memeriksa rekaman data perjalanan bus. Pihak kepolisian juga mengumpulkan keterangan saksi mata. Selanjutnya, hasil penyelidikan akan diumumkan kepada publik. Masyarakat menuntut transparansi penuh atas tragedi ini.

Tragedi Bus Solola Terbaru Menambah Catatan Kelam Transportasi

Tragedi ini menambah catatan kelam transportasi Guatemala. Pada awal tahun 2025, insiden serupa pernah terjadi. Lebih dari 50 orang tewas dalam kecelakaan bus besar lainnya. Bus itu jatuh ke jurang di luar Guatemala City. Akibatnya, pemerintah didesak segera meninjau standar keselamatan bus.

Mereka harus memastikan semua kendaraan layak jalan. Tujuannya adalah mencegah kecelakaan maut berulang di masa depan. Pemerintah perlu meningkatkan pengawasan jalur rawan. Selain itu, pemasangan rambu peringatan harus diperbanyak.