Hamas Ingatkan Iran Jangan Targetkan Negara Tetangga Arab
Uptodai.com - Kelompok perlawanan Palestina, Hamas ingatkan Iran jangan serang negara Arab di tengah eskalasi militer yang kian memanas di kawasan tersebut. Pernyataan ini muncul sebagai bentuk kekhawatiran Hamas terhadap potensi meluasnya dampak peperangan ke wilayah negara-negara tetangga.
Meskipun memberikan peringatan tersebut, Hamas tetap menegaskan bahwa Republik Islam Iran memiliki hak penuh untuk membela diri. Mereka mendukung langkah Teheran dalam merespons agresi yang dilakukan oleh Amerika Serikat maupun Israel sesuai dengan hukum internasional.
Hak Bela Diri dan Stabilitas Kawasan
Dalam pernyataan resminya, Hamas mendesak agar Iran tetap fokus pada target strategis tanpa melibatkan kedaulatan negara-negara Arab di sekitarnya. Langkah ini merupakan seruan publik pertama yang dilakukan kelompok tersebut kepada sekutu utama mereka di Teheran.
Hamas menilai bahwa menjaga hubungan baik dengan negara tetangga sangat krusial untuk menjaga stabilitas jangka panjang. Mereka berharap Iran dapat menggunakan segala cara yang tersedia untuk menanggapi serangan tanpa harus menciptakan front baru dengan negara-negara Arab.
Selain itu, Hamas juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk segera mengambil tindakan nyata. Mereka menuntut penghentian perang yang telah menghancurkan banyak wilayah di Timur Tengah selama beberapa tahun terakhir.
Hubungan Strategis dengan Qatar dan Turki
Seruan agar Iran tidak menargetkan negara tetangga ini berkaitan erat dengan posisi diplomatik Hamas saat ini. Kelompok tersebut memiliki kedekatan khusus dengan Qatar dan Turki yang selama ini menjadi penyokong utama bantuan kemanusiaan.
Iran sebelumnya sempat meluncurkan rudal yang dikhawatirkan mengancam wilayah-wilayah yang menampung pangkalan militer Amerika Serikat dan NATO. Qatar sendiri berperan besar sebagai donatur keuangan untuk proses rekonstruksi dan bantuan logistik di Jalur Gaza.
Sementara itu, Turki memberikan dukungan politik dan diplomatik yang sangat kuat bagi perjuangan rakyat Palestina. Hamas menyadari bahwa serangan Iran ke negara-negara tersebut justru akan merugikan posisi tawar Palestina di mata dunia internasional.
Penghormatan Terakhir untuk Khamenei
Di sisi lain, Hamas tetap menunjukkan loyalitas mereka dengan mengutuk keras pembunuhan terhadap pemimpin Iran, Khamenei. Mereka menyebut tindakan tersebut sebagai sebuah kejahatan keji yang tidak bisa diterima oleh akal sehat.
Hamas mengenang sosok Khamenei sebagai figur yang memberikan dukungan total terhadap perlawanan Palestina. Dukungan tersebut mencakup aspek politik, diplomatik, hingga bantuan militer yang signifikan selama bertahun-tahun.
Para analis memperkirakan Iran menyalurkan dana hingga puluhan juta dolar setiap tahunnya untuk menyokong operasional Hamas. Di bawah kepemimpinan Khamenei, dukungan terhadap kelompok Palestina memang menjadi pilar utama dalam strategi regional Iran melawan dominasi Israel.