Inovasi AI Telkomsel Diakui Global, Borong Penghargaan Bergengsi di Thailand
Uptodai.com - Komitmen Telkomsel dalam mendorong transformasi digital kembali menuai pengakuan di tingkat internasional. Kali ini, Telkomsel berhasil meraih Outstanding Catalyst Award pada kategori AI & Automation dalam ajang TM Forum Open Innovation Catalyst Awards yang digelar pada konferensi Innovate Asia 2025 di Bangkok, Thailand, pada 18 November 2025.
Penghargaan prestisius tersebut diraih berkat pengembangan AI Marketing Brain, sebuah solusi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan pemasaran secara real-time di industri telekomunikasi. Melalui inovasi ini, Telkomsel tidak hanya menghadirkan efisiensi, tetapi juga memperkuat relevansi layanan di tengah kebutuhan pelanggan yang semakin dinamis.
Lebih lanjut, proyek AI Marketing Brain dikembangkan melalui skema kolaborasi inovasi terbuka bersama sejumlah mitra teknologi global di bawah naungan TM Forum. Kolaborasi ini memungkinkan Telkomsel memadukan keahlian teknologi, data, serta praktik terbaik industri dalam satu ekosistem inovasi terpadu.
Dalam implementasinya, AI Marketing Brain mengintegrasikan mahadata pelanggan, informasi jaringan, hingga sistem penagihan ke dalam model kecerdasan buatan yang adaptif. Dengan pendekatan tersebut, Telkomsel mampu melakukan analisis prediktif terhadap perilaku pelanggan, sekaligus menyusun penawaran yang lebih personal dan tepat sasaran.
Hasilnya pun terbilang signifikan. Berdasarkan catatan perusahaan, solusi ini berhasil meningkatkan konversi pelanggan baru layanan 5G hingga 28 persen. Di saat yang sama, efisiensi operasional juga meningkat dengan penurunan biaya hingga 35 persen, menjadikan inovasi ini sebagai salah satu contoh nyata pemanfaatan AI yang berdampak langsung pada kinerja bisnis.
Namun demikian, capaian Telkomsel tidak berhenti di satu kategori. Pada ajang yang sama, Telkomsel juga tercatat sebagai finalis di dua kategori bergengsi lainnya, yaitu Business Gamechanger dan Mission Trailblazer. Kedua nominasi tersebut diraih melalui proyek Open Digital Architecture (ODA) Monetization Engine.
Proyek ODA Monetization Engine memanfaatkan integrasi AI untuk mengubah aset mahadata yang sebelumnya bersifat statis menjadi peluang pertumbuhan bisnis baru. Dengan pendekatan ini, Telkomsel mampu menghadirkan layanan digital yang lebih fleksibel, adaptif, dan relevan terhadap kebutuhan pasar lintas industri.
Sebagai hasil pengembangannya, waktu peluncuran penawaran baru tercatat dapat dipangkas hingga 40 persen. Tak hanya itu, solusi ini juga berkontribusi terhadap pertumbuhan pelanggan 5G sekitar 27 persen, sekaligus membuka peluang pengembangan layanan berbasis data di berbagai sektor industri lainnya.
Selain berkompetisi, Telkomsel juga turut berpartisipasi aktif dalam Innovation Zone pada Innovate Asia 2025 melalui proyek Millisecond CX Assurance. Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi serta mengoptimalkan performa jaringan dalam hitungan milidetik. Dengan demikian, pendekatan yang digunakan bersifat proaktif, sehingga kualitas layanan dan pengalaman pelanggan dapat terjaga secara konsisten.
Direktur IT Telkomsel, Joyce Shia, menyampaikan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam mengambil keputusan strategis secara cepat dan akurat. Menurutnya, AI memungkinkan Telkomsel menghadirkan layanan yang tidak hanya canggih, tetapi juga semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan.
“Teknologi kecerdasan buatan yang digunakan secara tepat dapat memberikan nilai tambah yang nyata, baik bagi pelanggan maupun masyarakat secara luas,” ujar Joyce dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.
Pencapaian ini sekaligus melanjutkan rekam jejak positif Telkomsel di berbagai ajang global TM Forum. Sebelumnya, pada Digital Transformation World (DTW) Ignite 2024 di Copenhagen, Denmark, Telkomsel berhasil meraih tiga penghargaan. Sementara itu, pada DTW 2025, perusahaan kembali mencatatkan empat penghargaan di berbagai kategori Outstanding Catalyst.
Sebagai informasi, TM Forum merupakan aliansi global yang menaungi lebih dari 800 organisasi dalam ekosistem konektivitas dunia. Anggotanya mencakup operator telekomunikasi, penyedia teknologi, hingga konsultan industri. Melalui ajang Open Innovation Catalyst Awards, TM Forum memberikan apresiasi terhadap inovasi kolaboratif yang dinilai memiliki dampak nyata bagi percepatan transformasi industri telekomunikasi global.
Dengan sederet pencapaian tersebut, Telkomsel semakin menegaskan posisinya sebagai pelaku utama transformasi digital di kawasan Asia, sekaligus membuktikan bahwa inovasi berbasis AI mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan bisnis berkelanjutan.