Kebakaran Terminal 1 Bandara Lagos: 6 Luka dan Penerbangan Batal
Uptodai.com - Kebakaran Terminal 1 Bandara Lagos mengejutkan otoritas penerbangan Nigeria setelah api melalap ruang server di lantai pertama gedung tersebut pada Selasa (24/2/2026). Insiden ini memicu kepanikan luar biasa di tengah jadwal penerbangan yang padat dan mengakibatkan gangguan operasional yang luas.
Petugas pemadam kebakaran segera bergerak cepat untuk memadamkan si jago merah yang terus berkobar di area vital bandara. Meskipun api akhirnya berhasil dikendalikan, dampak yang ditimbulkan sangat signifikan terhadap kelancaran aktivitas di bandara internasional tersebut.
Kronologi Kebakaran dan Evakuasi Korban
Otoritas Bandara Federal Nigeria (FAAN) melaporkan bahwa api pertama kali terlihat muncul dari ruang server yang berlokasi di lantai satu Terminal 1. Asap tebal dengan cepat memenuhi ruangan hingga menjebak sedikitnya 14 orang petugas yang berada di dalam menara kontrol.
Tim darurat melakukan aksi penyelamatan dramatis untuk mengevakuasi seluruh korban yang terjebak di tengah kepungan asap pekat. Beruntung, semua orang yang berada di menara tersebut berhasil diselamatkan tanpa ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam ini.
Namun, FAAN mengonfirmasi terdapat enam orang yang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut, terdiri dari tiga pria dan tiga wanita. Saat ini, para korban berada dalam kondisi stabil, meskipun satu orang masih harus menjalani evaluasi medis lebih lanjut secara intensif di rumah sakit terdekat.
Dampak Kerusakan dan Penutupan Wilayah Udara
Amukan api dilaporkan merusak sebagian besar aula keberangkatan bandara yang sebenarnya tengah dalam proses renovasi besar-besaran. Proyek perbaikan ini merupakan bagian dari rencana strategis pemerintah dengan nilai investasi mencapai 712 miliar naira atau setara dengan Rp 8,9 triliun.
Kerusakan pada infrastruktur navigasi yang vital memaksa otoritas terkait untuk menutup wilayah udara di sekitar bandara untuk sementara waktu. Protokol keselamatan ketat segera diberlakukan guna mencegah risiko kecelakaan lebih lanjut akibat gangguan pada sistem komunikasi bandara.
Penutupan ini berdampak langsung pada jadwal penerbangan internasional, termasuk maskapai Air France yang sedang menempuh perjalanan dari Paris menuju Lagos. Pesawat tersebut terpaksa melakukan putar balik ke ibu kota Prancis karena tidak mendapatkan izin mendarat di lokasi kejadian.
Upaya Pemulihan Operasional Bandara
Badan Manajemen Wilayah Udara Nigeria (NAMA) kini sedang bekerja keras untuk membangun menara kontrol sementara di area bandara tersebut. Langkah cepat ini diambil agar operasional penerbangan dapat segera pulih dan kembali melayani penumpang dalam waktu dekat.
Pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti munculnya api di ruang server tersebut. Operasi pemantauan terus berlanjut di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada titik api baru yang muncul dari sisa-sisa material yang terbakar.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal pasti pembukaan kembali Terminal 1 untuk penerbangan komersial secara penuh. Para calon penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing terkait perubahan jadwal terbang mereka.